This document contains 55 facts in HTML Microdata format.

A generic web browser may not display them properly but the document can be saved on disk and used by some appropriate program or sent to a third party. Use "Save As" or "Send To" menu item of the browser; choose "HTML" file type, not "text file" or "web archive".

The rest of the document may look like garbage for humans or not displayed by the browser.

PrefixNamespace IRI
n6http://purl.org/dc/terms/
n9http://www.hughes-syndrome.org/index.
xsdhhttp://www.w3.org/2001/XMLSchema#
n16http://www.w3.org/ns/prov#
n15http://www.apsfa.org/index.
n13http://www.apsfa.org/
n14http://www.apsforum.com/
n5http://id.dbpedia.org/property/
n17http://id.wikipedia.org/wiki/Sindrom_antibodi_antifosfolipid?oldid=
n4http://id.dbpedia.org/resource/Kategori:
n10http://www.w3.org/2000/01/rdf-schema#
n7http://xmlns.com/foaf/0.1/
n12http://www.womens-health.co.uk/antiphos.
n8http://id.wikipedia.org/wiki/
n3http://dbpedia.org/ontology/
n11http://www.suarakarya-online.com/news.html?id=
n2http://id.dbpedia.org/resource/
rdfhttp://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#
Subject Item
n2:Sindrom_antibodi_antifosfolipid
n10:label
Sindrom antibodi antifosfolipid
n10:comment
Sindrom antibodi antifosfolipid disingkat APS adalah gangguan pada sistem pembekuan darah yang dapat menyebabkan thrombosis pada arteri dan vena serta dapat menyebabkan gangguan pada kehamilan yang berujung pada keguguran. Disebabkan karena produksi antibodi sistem kekebalan tubuh terhadap membran sel. Sering disebut juga sebagai sindrom Hughes untuk menghargai jasa penemunya rheumatologis Dr Graham R.V. Hughes.
n6:subject
n4:Penyakit_otoimun n4:Penyakit_darah n4:Obstetrik n4:Rematologi n4:Neurologi n4:Hematologi n4:Sindrom
n3:wikiPageID
33283
n3:wikiPageRevisionID
6710663
n3:wikiPageWikiLink
n4:Obstetrik n2:Pembekuan_darah n2:Bayi n4:Sindrom n2:Kehamilan n4:Penyakit_otoimun n2:ILDS n2:Antibodi_antikardiolipin n2:Britania_Raya n2:Systemic_lupus_erythematosis n2:Lupus_antikoagulan n2:London n2:Thrombosis n2:Rheumatologis n4:Hematologi n2:Keguguran n2:Bahasa_Inggris n2:Arteri n2:Vena n4:Rematologi n4:Neurologi n4:Penyakit_darah n2:Virus
n3:wikiPageExternalLink
n9:htm n11:100518 n12:asp n13: n14: n15:html
n5:name
Antiphospholipid syndrome
n5:diseasesdb
775
n5:icd
ICD9 289.81
n5:emedicinesubj
med
n5:emedicinetopic
2923
n5:meshid
D016736
n5:omim
107320
n3:abstract
Sindrom antibodi antifosfolipid disingkat APS adalah gangguan pada sistem pembekuan darah yang dapat menyebabkan thrombosis pada arteri dan vena serta dapat menyebabkan gangguan pada kehamilan yang berujung pada keguguran. Disebabkan karena produksi antibodi sistem kekebalan tubuh terhadap membran sel. Sering disebut juga sebagai sindrom Hughes untuk menghargai jasa penemunya rheumatologis Dr Graham R.V. Hughes. Dalam keadaan normal, antibodi berfungsi baik untuk melawan kuman dan infeksi yang disebabkan virus, akan tetapi kadang-kadang sistem kekebalan tubuh mengalami kerusakan sehingga menyerang tubuh sendiri. Antibodi APS ini dapat dideteksi dengan tes darah tertentu. Apabila seseorang dideteksi memiliki antibodi ini, dapat dipastikan orang tersebut dapat mengalami masalah-masalah tertentu. APS menyebabkan orang merasa lelah, sakit pada persendian, akan tetapi pada bisa juga tidak memiliki gejala-gejala tersebut. Kadang kala APS juga diasosiasikan dengan penyakit yang disebut systemic lupus erythematosis (SLE). Masalah-masalah yang dapat ditimbulkan oleh antibodi APS ini antara lain: Keguguran berulang pada kehamilan awal Keguguran setelah semester pertama (13 minggu) Pre-eclampsia dalam kehamilan Bayi berukuran kecil Thrombosis pada pembuluh darah balik Antibodi ini ditemukan pada 2% wanita. Tidak semua orang yang dideteksi memiliki antibodi ini akan mengalami masalah di atas. Kadar antibodi ini dapat meningkat ataupun menurun dan bahkan menghilang, jadi untuk dapat mengatakan seseorang memiliki antibodi ini diperlukan tes ulang dengan jangka waktu 8 minggu dari tes pertama dan tetap positif. Salah satu masalah serius yang ditimbulkan oleh APS adalah keguguran berulang. Pengobatan antara lain dilakukan dengan memberikan aspirin dosis rendah pada tahap awal kehamilan. Kadang kala dikombinasikan dengan obat yang bernama heparin yang berbentuk suntikan. Antibodi antifosfolipid menekan kadar zat yang disebut annexin V dan mempercepat pembekuan darah serta memicu bekuan darah (trombosis) sehingga terjadi keguguran. Antibodi terhadap antifosfolipid juga mengganggu peran pengaturan berbagai faktor dalam sistem pembekuan darah. Untuk mencegah terjadinya abortus akibat APS, maka Ibu hamil diberikan suntikan obat antikoagulan yang disebut heparin, dengan atau tanpa kombinasi dengan aspirin dosis rendah. Antikoagulan yang diberikan memang harus dengan pemberian heparin yang disuntikkan dan pada kehamilan tidak boleh digunakan obat-obat antikoagulan yang diminum seperti warfarin (Sintrom, Simarck-2) karena dapat menimbulkan efek samping yang berbahaya.
n16:wasDerivedFrom
n17:6710663
n7:isPrimaryTopicOf
n8:Sindrom_antibodi_antifosfolipid
Subject Item
n2:APS
n3:wikiPageWikiLink
n2:Sindrom_antibodi_antifosfolipid
n3:wikiPageRedirects
n2:Sindrom_antibodi_antifosfolipid
Subject Item
n2:Sindrom_antifosfolipid_antibodi
n3:wikiPageWikiLink
n2:Sindrom_antibodi_antifosfolipid
n3:wikiPageRedirects
n2:Sindrom_antibodi_antifosfolipid
Subject Item
n8:Sindrom_antibodi_antifosfolipid
n7:primaryTopic
n2:Sindrom_antibodi_antifosfolipid