This document contains 33 facts in HTML Microdata format.

A generic web browser may not display them properly but the document can be saved on disk and used by some appropriate program or sent to a third party. Use "Save As" or "Send To" menu item of the browser; choose "HTML" file type, not "text file" or "web archive".

The rest of the document may look like garbage for humans or not displayed by the browser.

PrefixNamespace IRI
n17http://thegreatdebate.org.uk/ESexualSeln.
n10http://purl.org/dc/terms/
n9http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/7/74/Paradesia_decora_Keulemans.jpg/200px-Paradesia_decora_Keulemans.
xsdhhttp://www.w3.org/2001/XMLSchema#
n7http://www.w3.org/ns/prov#
n19http://www.worlddeer.org/sexualselection/home.
n11http://id.dbpedia.org/resource/Kategori:
n5http://xmlns.com/foaf/0.1/
n21http://id.dbpedia.org/resource/Berkas:Paradesia_decora_Keulemans.
n4http://www.w3.org/2000/01/rdf-schema#
n6http://id.wikipedia.org/wiki/
n8http://id.wikipedia.org/wiki/Seleksi_seksual?oldid=
n3http://dbpedia.org/ontology/
n18http://www.thegreatdebate.org.uk/sexualselection.
n14http://denisdutton.com/miller_review.
n15http://earthasweknewit.org/pages/sexual-selection/
n2http://id.dbpedia.org/resource/
n16http://biology.plosjournals.org/perlserv/?request=get-document&doi=10.1371%2Fjournal.pbio.
n20http://www.stanford.edu/group/stanfordbirds/text/essays/Sexual_Selection.
rdfhttp://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#
n13http://sv.dbpedia.org/resource/
n12http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/7/74/Paradesia_decora_Keulemans.
Subject Item
n2:Evolusi
n3:wikiPageWikiLink
n2:Seleksi_seksual
Subject Item
n2:Komunikasi_hewan
n3:wikiPageWikiLink
n2:Seleksi_seksual
Subject Item
n2:Seleksi_seksual
n4:label
Seleksi seksual
n4:comment
Seleksi seksual adalah konsep yang diperkenalkan oleh Charles Darwin dalam bukunya On the Origin of Species pada tahun 1859, dan merupakan salah satu unsur penting dalam teori seleksi alamnya. Seleksi seksual: “ ... tidak bergantung kepada persaingan untuk bertahan hidup, namun persaingan memperoleh betina di antara jantan; akibatnya bukan kematian bagi kompetitor yang tidak berhasil, tetapi sedikit atau tak ada keturunan. ” “ ... saat jantan dan betina punya kebiasaan yang sama ...
n10:subject
n11:Evolusi
n3:wikiPageID
988040
n3:wikiPageRevisionID
6749889
n3:wikiPageWikiLink
n2:Alfred_Russel_Wallace n2:Rusa n2:Singa n2:Seleksi_alam n2:The_Descent_of_Man_and_Selection_in_Relation_to_Sex n2:Merak n2:On_the_Origin_of_Species n2:Cenderawasih n11:Evolusi n21:jpg n2:Charles_Darwin
n3:wikiPageExternalLink
n14:htm n15: n16:0040356 n17:html n18:html n19:html n20:html
n5:depiction
n12:jpg
n3:thumbnail
n9:jpg
n3:wikiPageInterLanguageLink
n13:Naturligt_urval
n3:abstract
Seleksi seksual adalah konsep yang diperkenalkan oleh Charles Darwin dalam bukunya On the Origin of Species pada tahun 1859, dan merupakan salah satu unsur penting dalam teori seleksi alamnya. Seleksi seksual: “ ... tidak bergantung kepada persaingan untuk bertahan hidup, namun persaingan memperoleh betina di antara jantan; akibatnya bukan kematian bagi kompetitor yang tidak berhasil, tetapi sedikit atau tak ada keturunan. ” “ ... saat jantan dan betina punya kebiasaan yang sama ... namun memiliki struktur, warna, atau ornamen yang berbeda, perbedaan tersebut terutama diakibatkan oleh seleksi seksual. ” Contoh yang ia cantumkan adalah sayap merak, cenderawasih, tanduk rusa, dan bulu singa. Darwin memperluas konsep seleksi alamnya dalam bukunya pada tahun 1871 yang berjudul The Descent of Man and Selection in Relation to Sex. Secara singkat, seleksi alam diakibatkan oleh persaingan untuk bertahan hidup, tetapi seleksi seksual muncul karena persaingan untuk bereproduksi. “ Persaingan seksual ada dua macam: yang satu antara individu berjenis kelamin sama, biasanya jantan, untuk mengusir atau membunuh saingan mereka, dan betina tetap pasif; sementara yang lain adalah persaingan yang juga antara individu berjenis kelamin sama untuk menyenangkan atau mempesona lawan jenis, biasanya betina, yang tidak lagi pasif, tetapi menyeleksi pasangan yang cocok. ” Alfred Russel Wallace mengkritik teori seleksi seksual Darwin dan menyatakan bahwa aspek dari seleksi seksual hanyalah merupakan salah satu bentuk seleksi alam, dan bahwa contoh sayap merak sebenarnya bersifat adaptif.
n7:wasDerivedFrom
n8:6749889
n5:isPrimaryTopicOf
n6:Seleksi_seksual
Subject Item
n2:Teori_pensinyalan
n3:wikiPageWikiLink
n2:Seleksi_seksual
Subject Item
n6:Seleksi_seksual
n5:primaryTopic
n2:Seleksi_seksual