This document contains 30 facts in HTML Microdata format.

A generic web browser may not display them properly but the document can be saved on disk and used by some appropriate program or sent to a third party. Use "Save As" or "Send To" menu item of the browser; choose "HTML" file type, not "text file" or "web archive".

The rest of the document may look like garbage for humans or not displayed by the browser.

PrefixNamespace IRI
n4http://purl.org/dc/terms/
xsdhhttp://www.w3.org/2001/XMLSchema#
n7http://www.w3.org/ns/prov#
n5http://id.dbpedia.org/resource/Kategori:
n10http://xmlns.com/foaf/0.1/
n6http://www.w3.org/2000/01/rdf-schema#
n9http://id.wikipedia.org/wiki/
n3http://dbpedia.org/ontology/
n8http://id.wikipedia.org/wiki/Patuntung?oldid=
n2http://id.dbpedia.org/resource/
rdfhttp://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#
Subject Item
n2:Sunda_Wiwitan
n3:wikiPageWikiLink
n2:Patuntung
Subject Item
n2:Patuntung
n6:label
Patuntung
n6:comment
Patuntung adalah agama atau kepercayaan pemujaan terhadap kekuatan alam dan arwah leluhur yang dianut oleh masyarakat tradisional Makassar. Walau raja Gowa masuk Islam di awal abad ke-17, banyak orang Makassar masih memegang sejumlah kepercayaan dan mengikuti sejumlah upacara dari masa sebelumnya. Orang tersebut menamakan dirinya "Patuntung" dan kepercayaannya disebut sebagai "Agama Patuntung". Kepercayaan dan upacara Patuntung berbeda menurut daerahnya, tapi nilai-nilai dasarnya sam.
n4:subject
n5:Kepercayaan n5:Budaya_Makassar
n3:wikiPageID
1030467
n3:wikiPageRevisionID
6135064
n3:wikiPageWikiLink
n2:Orang_Sunda n2:Kabupaten_Bantaeng n2:Gunung_Bawakaraeng n2:Sunda_Wiwitan n2:Leluhur n2:Hindu_Dharma n2:Archipel n2:Dinamisme n2:Gunung_Lompobattang n5:Budaya_Makassar n2:Makassar n2:Hindu n2:Kejawen n2:Suku_Makassar n2:Islam n5:Kepercayaan n2:Kerajaan_Gowa n2:Animisme n2:Sulawesi_Selatan
n3:abstract
Patuntung adalah agama atau kepercayaan pemujaan terhadap kekuatan alam dan arwah leluhur yang dianut oleh masyarakat tradisional Makassar. Walau raja Gowa masuk Islam di awal abad ke-17, banyak orang Makassar masih memegang sejumlah kepercayaan dan mengikuti sejumlah upacara dari masa sebelumnya. Orang tersebut menamakan dirinya "Patuntung" dan kepercayaannya disebut sebagai "Agama Patuntung". Kepercayaan dan upacara Patuntung berbeda menurut daerahnya, tapi nilai-nilai dasarnya sam. Penganut ajaran ini dapat ditemukan di Kabupaten Bantaeng, Provinsi Sulawesi Selatan, di lereng Gunung Bawakaraeng dan Gunung Lompobattang. Menurut penganutnya, Sunda Wiwitan merupakan kepercayaan yang dianut sejak lama oleh orang Sunda sebelum datangnya ajaran Hindu dan Islam.
n7:wasDerivedFrom
n8:6135064
n10:isPrimaryTopicOf
n9:Patuntung
Subject Item
n9:Patuntung
n10:primaryTopic
n2:Patuntung