This document contains 34 facts in HTML Microdata format.

A generic web browser may not display them properly but the document can be saved on disk and used by some appropriate program or sent to a third party. Use "Save As" or "Send To" menu item of the browser; choose "HTML" file type, not "text file" or "web archive".

The rest of the document may look like garbage for humans or not displayed by the browser.

PrefixNamespace IRI
n8http://purl.org/dc/terms/
xsdhhttp://www.w3.org/2001/XMLSchema#
n6http://www.w3.org/ns/prov#
n9http://id.dbpedia.org/resource/Kategori:
n10http://www.w3.org/2000/01/rdf-schema#
n5http://xmlns.com/foaf/0.1/
n4http://id.wikipedia.org/wiki/
n7http://id.wikipedia.org/wiki/Molaritas?oldid=
n3http://dbpedia.org/ontology/
n2http://id.dbpedia.org/resource/
rdfhttp://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#
Subject Item
n2:Asam_asetat
n3:wikiPageWikiLink
n2:Molaritas
Subject Item
n2:Fungsi_keasaman_Hammett
n3:wikiPageWikiLink
n2:Molaritas
Subject Item
n2:Asam_klorida
n3:wikiPageWikiLink
n2:Molaritas
Subject Item
n2:Molaritas
n10:label
Molaritas
n10:comment
Dalam ilmu kimia, molaritas (disingkat M) salah satu ukuran konsentrasi larutan. Molaritas suatu larutan menyatakan jumlah mol suatu zat per liter larutan. Misalnya 1.0 liter larutan mengandung 0.5 mol senyawa X, maka larutan ini disebut larutan 0.5 molar (0.5 M). Umumnya konsentrasi larutan berair encer dinyatakan dalam satuan molar.
n8:subject
n9:Kimia_analitik n9:Larutan
n3:wikiPageID
183862
n3:wikiPageRevisionID
6634967
n3:wikiPageWikiLink
n2:Stoikiometri n2:Mol n2:Pemuaian n9:Larutan n2:Konsentrasi n2:Temperatur n2:Fungsi n2:Jumlah_mol n2:Liter n2:Volum n9:Kimia_analitik n2:Larutan n2:Ilmu_kimia n2:Larutan_berair
n3:abstract
Dalam ilmu kimia, molaritas (disingkat M) salah satu ukuran konsentrasi larutan. Molaritas suatu larutan menyatakan jumlah mol suatu zat per liter larutan. Misalnya 1.0 liter larutan mengandung 0.5 mol senyawa X, maka larutan ini disebut larutan 0.5 molar (0.5 M). Umumnya konsentrasi larutan berair encer dinyatakan dalam satuan molar. Keuntungan menggunakan satuan molar adalah kemudahan perhitungan dalam stoikiometri, karena konsentrasi dinyatakan dalam jumlah mol (sebanding dengan jumlah partikel yang sebenarnya). Kerugian dari penggunaan satuan ini adalah ketidaktepatan dalam pengukuran volum. Selain itu, volum suatu cairan berubah sesuai temperatur, sehingga molaritas larutan dapat berubah tanpa menambahkan atau mengurangi zat apapun. Selain itu, pada larutan yang tidak begitu encer, volume molar dari zat itu sendiri merupakan fungsi dari konsentrasi, sehingga hubungan molaritas-konsentrasi tidaklah linear.
n6:wasDerivedFrom
n7:6634967
n5:isPrimaryTopicOf
n4:Molaritas
Subject Item
n2:Hormon_tumbuhan
n3:wikiPageWikiLink
n2:Molaritas
Subject Item
n2:Nikel_Raney
n3:wikiPageWikiLink
n2:Molaritas
Subject Item
n2:Laju_reaksi
n3:wikiPageWikiLink
n2:Molaritas
Subject Item
n2:Larutan
n3:wikiPageWikiLink
n2:Molaritas
Subject Item
n2:Derajat_kelarutan_asam
n3:wikiPageWikiLink
n2:Molaritas
Subject Item
n2:Molar
n3:wikiPageWikiLink
n2:Molaritas
n3:wikiPageRedirects
n2:Molaritas
Subject Item
n4:Molaritas
n5:primaryTopic
n2:Molaritas