This document contains 24 facts in HTML Microdata format.

A generic web browser may not display them properly but the document can be saved on disk and used by some appropriate program or sent to a third party. Use "Save As" or "Send To" menu item of the browser; choose "HTML" file type, not "text file" or "web archive".

The rest of the document may look like garbage for humans or not displayed by the browser.

PrefixNamespace IRI
n9http://purl.org/dc/terms/
n10http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/2/2a/Ph_regions_and_provinces.
xsdhhttp://www.w3.org/2001/XMLSchema#
n12http://id.wikipedia.org/wiki/Kekristenan_di_Filipina?oldid=
n11http://www.w3.org/ns/prov#
n5http://id.dbpedia.org/resource/Kategori:
n6http://xmlns.com/foaf/0.1/
n4http://www.w3.org/2000/01/rdf-schema#
n7http://id.wikipedia.org/wiki/
n3http://dbpedia.org/ontology/
n8http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/2/2a/Ph_regions_and_provinces.png/200px-Ph_regions_and_provinces.
n2http://id.dbpedia.org/resource/
n13http://id.dbpedia.org/resource/Berkas:Ph_regions_and_provinces.
rdfhttp://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#
Subject Item
n2:Kekristenan_di_Filipina
n4:label
Kekristenan di Filipina
n4:comment
Kekristenan di Filipina masuk bersamaan dengan penjajahan bangsa Spanyol, lalu semakin berkembang di Filipina bagian utara. Denominasi Gereja yang pertama kali masuk ke Filipina adalah Gereja Katolik Roma. Kekristenan di Filipina berkembang dengan metode "reduksi", yaitu metode memindahkan orang-orang dari desa ke kota-kota secara terpencar. Para rahib Spanyol, selain memberikan penginjilan, juga menjadi salah satu kaki tangan utama dari penjajahan yang dilakukan oleh bangsa Spanyol.
n9:subject
n5:Sejarah
n3:wikiPageID
711522
n3:wikiPageRevisionID
6716726
n3:wikiPageWikiLink
n2:Denominasi_Gereja n5:Sejarah n2:Gereja_Protestan n2:Gereja_Katolik_Roma n2:Gereja_Metodis n2:Misionaris n2:1898 n2:Amerika_Serikat n13:png n2:Pedro_Chirino n2:Spanyol n2:Gereja_Mandiri_Filipina
n6:depiction
n10:png
n3:thumbnail
n8:png
n3:abstract
Kekristenan di Filipina masuk bersamaan dengan penjajahan bangsa Spanyol, lalu semakin berkembang di Filipina bagian utara. Denominasi Gereja yang pertama kali masuk ke Filipina adalah Gereja Katolik Roma. Kekristenan di Filipina berkembang dengan metode "reduksi", yaitu metode memindahkan orang-orang dari desa ke kota-kota secara terpencar. Para rahib Spanyol, selain memberikan penginjilan, juga menjadi salah satu kaki tangan utama dari penjajahan yang dilakukan oleh bangsa Spanyol. Oleh karena itu, para rahib pada masa ini juga menjadi sasaran kebencian rakyat Filipina. Walaupun demikian, tidak seluruhnya para misionaris memberikan pengaruh yang serupa, misalnya saja Pedro Chirino yang berhasil mengkristenkan banyak orang. Pada tahun 1898, bersamaan dengan proklamasi kemerdekaan Filipina, sebuah denominasi gereja baru bernama Gereja Mandiri Filipina melepaskan diri dari Gereja Katolik Roma. Setelah Spanyol, Amerika Serikat datang sebagai penjajah kedua di Filipina. Walaupun undang-undang Amerika memisahkan masalah gereja dengan negara, namun di Filipina, penginjilan dilaksanakan melalui badan misi swasta. Pada masa ini, Gereja Protestan mengalami perkembangan yang cukup pesat, terutama Gereja Metodis.
n11:wasDerivedFrom
n12:6716726
n6:isPrimaryTopicOf
n7:Kekristenan_di_Filipina
Subject Item
n2:Kristen_menurut_negara
n3:wikiPageWikiLink
n2:Kekristenan_di_Filipina
Subject Item
n7:Kekristenan_di_Filipina
n6:primaryTopic
n2:Kekristenan_di_Filipina