This document contains 41 facts in HTML Microdata format.

A generic web browser may not display them properly but the document can be saved on disk and used by some appropriate program or sent to a third party. Use "Save As" or "Send To" menu item of the browser; choose "HTML" file type, not "text file" or "web archive".

The rest of the document may look like garbage for humans or not displayed by the browser.

PrefixNamespace IRI
n5http://purl.org/dc/terms/
xsdhhttp://www.w3.org/2001/XMLSchema#
n9http://www.w3.org/ns/prov#
n6http://id.dbpedia.org/resource/Kategori:
n4http://id.dbpedia.org/property/
n11http://www.w3.org/2000/01/rdf-schema#
n7http://xmlns.com/foaf/0.1/
n8http://id.wikipedia.org/wiki/
n10http://id.wikipedia.org/wiki/Iskandar_Tsani_dari_Aceh?oldid=
n3http://dbpedia.org/ontology/
n2http://id.dbpedia.org/resource/
rdfhttp://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#
Subject Item
n2:Iskandar_Tsani_dari_Aceh
n11:label
Iskandar Tsani dari Aceh
n11:comment
Sultan Iskandar Tsani Alauddin Mughayat Syah merupakan Sultan Aceh ketiga belas, menggantikan Sultan Iskandar Muda. Iskandar Tsani adalah putera dari Sultan Pahang, Ahmad Syah, yang dibawa ke Aceh ketika Aceh menguasai Pahang pada tahun 1617 oleh Sultan Iskandar Muda. Ia menikah dengan puteri Sultan, yang kemudian bernama Ratu Safiatuddin, dan menggantikan Iskandar Muda sebagai Sultan Aceh ketika ia wafat pada tahun 1636. "Tsani" dalam bahasa Arab berarti "dua".
n5:subject
n6:Sultan_Aceh n6:Kematian_1641
n3:wikiPageID
194760
n3:wikiPageRevisionID
6690098
n3:wikiPageWikiLink
n2:1637 n2:Ahmad_Syah n2:Kesultanan_Aceh n2:Sultan_Pahang n2:1636 n2:1617 n2:Gujarat n2:Sultan_Aceh n2:Aceh n2:Pahang n2:1629 n2:1641 n6:Sultan_Aceh n6:Kematian_1641 n2:Sultan_Iskandar_Muda n2:Nuruddin_ar-Raniri n2:Ratu_Safiatuddin n2:Islam
n4:pendahulu
n2:Sultan_Iskandar_Muda
n4:jabatan
n2:Kesultanan_Aceh n2:Sultan_Aceh
n4:tahun
1636
n4:pengganti
n2:Ratu_Safiatuddin
n3:abstract
Sultan Iskandar Tsani Alauddin Mughayat Syah merupakan Sultan Aceh ketiga belas, menggantikan Sultan Iskandar Muda. Iskandar Tsani adalah putera dari Sultan Pahang, Ahmad Syah, yang dibawa ke Aceh ketika Aceh menguasai Pahang pada tahun 1617 oleh Sultan Iskandar Muda. Ia menikah dengan puteri Sultan, yang kemudian bernama Ratu Safiatuddin, dan menggantikan Iskandar Muda sebagai Sultan Aceh ketika ia wafat pada tahun 1636. "Tsani" dalam bahasa Arab berarti "dua". Memerintah sejak kemunduran dari Armada Aceh pada 1629, Iskandar Tsani tidak dapat melanjutkan kesuksesan pemerintah sebelumnya. Ia merupakan penguasa yang kuat, sanggup menekan orang kaya (bangsawan Aceh) dan berusaha untuk mensentralisasikan kekuasaan seperti yang dilakukan oleh Iskandar Muda. Masa pemerintahannya terlalu pendek untuk membuat perubahan besar, bagaimanapun, setelah kematiannya kalangan elit memaksa pengaruh mereka, dan menempatkan jandanya, Ratu Safiatuddin, di kekuasaaan, sebagai yang pertama dari beberapa sultan yang lemah. Seperti Iskandar Muda, Istana Iskandar Tsani dikenal sebagai pusat dari pendidikan Islam. Ia merupakan pelindung dari Nuruddin ar-Raniri, seorang cendikiawan Islam dari Gujarat yang datang ke Aceh pada tahun 1637.
n9:wasDerivedFrom
n10:6690098
n7:isPrimaryTopicOf
n8:Iskandar_Tsani_dari_Aceh
Subject Item
n2:Sultan_Iskandar_Tsani
n3:wikiPageWikiLink
n2:Iskandar_Tsani_dari_Aceh
n3:wikiPageRedirects
n2:Iskandar_Tsani_dari_Aceh
Subject Item
n2:Sultan_Iskandar_Thani
n3:wikiPageWikiLink
n2:Iskandar_Tsani_dari_Aceh
n3:wikiPageRedirects
n2:Iskandar_Tsani_dari_Aceh
Subject Item
n2:Iskandar_tsani_dari_aceh
n3:wikiPageWikiLink
n2:Iskandar_Tsani_dari_Aceh
n3:wikiPageRedirects
n2:Iskandar_Tsani_dari_Aceh
Subject Item
n2:Sultan_Iskandar_Tsani_Alauddin_Mughayat_Syah
n3:wikiPageWikiLink
n2:Iskandar_Tsani_dari_Aceh
n3:wikiPageRedirects
n2:Iskandar_Tsani_dari_Aceh
Subject Item
n8:Iskandar_Tsani_dari_Aceh
n7:primaryTopic
n2:Iskandar_Tsani_dari_Aceh