This document contains 34 facts in HTML Microdata format.

A generic web browser may not display them properly but the document can be saved on disk and used by some appropriate program or sent to a third party. Use "Save As" or "Send To" menu item of the browser; choose "HTML" file type, not "text file" or "web archive".

The rest of the document may look like garbage for humans or not displayed by the browser.

PrefixNamespace IRI
n3http://purl.org/dc/terms/
xsdhhttp://www.w3.org/2001/XMLSchema#
n9http://www.w3.org/ns/prov#
n4http://id.dbpedia.org/resource/Kategori:
n8http://www.w3.org/2000/01/rdf-schema#
n6http://xmlns.com/foaf/0.1/
n7http://id.wikipedia.org/wiki/
n5http://dbpedia.org/ontology/
n10http://id.wikipedia.org/wiki/Introspeksi?oldid=
n2http://id.dbpedia.org/resource/
rdfhttp://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#
n11http://ja.dbpedia.org/resource/
Subject Item
n2:Introspeksi
n8:label
Introspeksi
n8:comment
Introspeksi adalah proses pengamatan terhadap diri sendiri dan pengungkapan pemikiran dalam yang disadari, keinginan, dan sensasi. Proses tersebut berupa proses mental yang disadari dan biasanya dengan maksud tertentu dengan berlandaskan pada pikiran dan perasaannya. Bisa juga disebut sebagai kontemplasi pribadi, dan berlawanan dengan ekstropeksi yang berupa pengamatan terhadap objek-objek di luar diri. Introspeksi mepunyai arti yang sama dengan refleksi diri.
n8:seeAlso
n11:内観
n3:subject
n4:Kognisi
n5:wikiPageID
327637
n5:wikiPageRevisionID
6801403
n5:wikiPageWikiLink
n2:Perasaan n2:Metode_ilmiah n2:Psikologi n2:Motivasi n2:Pikiran n2:Kognitif n2:1879 n2:Sokrates n2:Psikologi_kognitif n4:Kognisi n2:Psikologi_eksperimental n2:Leipzig n2:Penelitian n2:Eksperimen n2:Sensasi n2:Kontemplasi n2:Ekstropeksi n2:Behaviorisme n2:Wilhelm_Wundt
n5:wikiPageInterLanguageLink
n11:内観
n5:abstract
Introspeksi adalah proses pengamatan terhadap diri sendiri dan pengungkapan pemikiran dalam yang disadari, keinginan, dan sensasi. Proses tersebut berupa proses mental yang disadari dan biasanya dengan maksud tertentu dengan berlandaskan pada pikiran dan perasaannya. Bisa juga disebut sebagai kontemplasi pribadi, dan berlawanan dengan ekstropeksi yang berupa pengamatan terhadap objek-objek di luar diri. Introspeksi mepunyai arti yang sama dengan refleksi diri. Penganut behaviorisme berpendapat bahwa introspeksi tidak bisa diandalkan karena beranggapan bahwa permasalahan ilmiah dalam psikologi harus dalam bentuk sesuatu yang dapat diukur secara objektif. Hal ini membuat aliran tersebut lebih memperhatikan perilaku yang dapat diukur dibanding kesadaran atau sensasi. Psikologi kognitif menerima penggunaan metode ilmiah, tetapi menolak introspeksi sebagai metoda yang valid untuk penelitian berdasar alasan tersebut. Di sisi lain, introspeksi dapat dianggap sebagai alat yang valid untuk mengembangkan hipotesis ilmiah dan model teoretis, khususnya dalam ilmu dan rekayasa kognitif. Introspeksi digunakan oleh Wilhelm Wundt dalam laboratorium psikologi eksperimental yang ia dirikan di Leipzig tahun 1879. Wundt beranggapan bahwa penggunaan introspeksi dalam penelitian akan menghasilkan informasi tentang bagaimana pikiran seseorang bekerja, sehingga ia ingin memeriksa pikiran tersebut sampai elemennya yang paling dasar. Wundt bukan sebagai penemu dari proses yang disebut introspeksi ini, melainkan sudah ada sejak zaman Sokrates. Kontribusi Wundt adalah memasukkan metoda ini ke dalam eksperimen ilmiah yang menjadi lapangan baru pada psikologi pada saat itu.
n9:wasDerivedFrom
n10:6801403
n6:isPrimaryTopicOf
n7:Introspeksi
Subject Item
n2:Semadi
n5:wikiPageWikiLink
n2:Introspeksi
Subject Item
n2:Filsafat_pikiran
n5:wikiPageWikiLink
n2:Introspeksi
Subject Item
n2:Wilhelm_Wundt
n5:wikiPageWikiLink
n2:Introspeksi
Subject Item
n2:Iktikaf
n5:wikiPageWikiLink
n2:Introspeksi
Subject Item
n7:Introspeksi
n6:primaryTopic
n2:Introspeksi