This document contains 17 facts in HTML Microdata format.

A generic web browser may not display them properly but the document can be saved on disk and used by some appropriate program or sent to a third party. Use "Save As" or "Send To" menu item of the browser; choose "HTML" file type, not "text file" or "web archive".

The rest of the document may look like garbage for humans or not displayed by the browser.

PrefixNamespace IRI
n7http://purl.org/dc/terms/
xsdhhttp://www.w3.org/2001/XMLSchema#
n11http://www.w3.org/ns/prov#
n12http://id.wikipedia.org/wiki/Efek_Levitin?oldid=
n8http://id.dbpedia.org/resource/Kategori:
n9http://www.w3.org/2000/01/rdf-schema#
n4http://xmlns.com/foaf/0.1/
n6http://id.dbpedia.org/resource/Daniel_J.
n5http://id.wikipedia.org/wiki/
n3http://dbpedia.org/ontology/
n2http://id.dbpedia.org/resource/
n10http://id.dbpedia.org/resource/Kunci_(musik)
rdfhttp://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#
Subject Item
n2:Efek_Levitin
n9:label
Efek Levitin
n9:comment
Efek Levitin merujuk pada fenomena yang pertama didokumentasikan oleh Dr. Daniel J. Levitin pada tahun 1994 bahwa orang-orang, termasuk mereka yang tidak pernah berlatih musik, mampu mengingat lagu dengan kunci yang tepat. Temuan ini terbalik dengan apa yang tercantum di sebagian besar literatur laboratorium bahwa rincian pengalaman perseptual seperti itu hilang saat terjadi proses penanaman memori.
n7:subject
n8:Kognisi_musik
n3:wikiPageID
1066083
n3:wikiPageRevisionID
6717818
n3:wikiPageWikiLink
n2:Memori n6:_Levitin n2:Lagu n10: n2:Psikologi_kognitif n8:Kognisi_musik n2:Nada_absolut n2:Nada_relatif
n3:abstract
Efek Levitin merujuk pada fenomena yang pertama didokumentasikan oleh Dr. Daniel J. Levitin pada tahun 1994 bahwa orang-orang, termasuk mereka yang tidak pernah berlatih musik, mampu mengingat lagu dengan kunci yang tepat. Temuan ini terbalik dengan apa yang tercantum di sebagian besar literatur laboratorium bahwa rincian pengalaman perseptual seperti itu hilang saat terjadi proses penanaman memori. Dengan kata lain, uji coba laboratorium mendukung pemikiran bahwa kebanyakan orang tidak mampu mencapai nada absolut, sehingga mereka mengingat melodi dengan nada relatif. Meski berstatus hasil klasik dalam psikologi kognitif, efek Levitin telah direplikasi untuk pertama kalinya pada tahun 2012.
n11:wasDerivedFrom
n12:6717818
n4:isPrimaryTopicOf
n5:Efek_Levitin
Subject Item
n5:Efek_Levitin
n4:primaryTopic
n2:Efek_Levitin