This document contains 40 facts in HTML Microdata format.

A generic web browser may not display them properly but the document can be saved on disk and used by some appropriate program or sent to a third party. Use "Save As" or "Send To" menu item of the browser; choose "HTML" file type, not "text file" or "web archive".

The rest of the document may look like garbage for humans or not displayed by the browser.

PrefixNamespace IRI
n4http://purl.org/dc/terms/
xsdhhttp://www.w3.org/2001/XMLSchema#
n6http://www.w3.org/ns/prov#
n11http://id.dbpedia.org/resource/Litium_bis(trimetilsilil)
n5http://id.dbpedia.org/resource/Kategori:
n9http://xmlns.com/foaf/0.1/
n10http://www.w3.org/2000/01/rdf-schema#
n7http://id.wikipedia.org/wiki/Deprotonasi?oldid=
n8http://id.wikipedia.org/wiki/
n3http://dbpedia.org/ontology/
n2http://id.dbpedia.org/resource/
rdfhttp://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#
Subject Item
n2:Reaksi_aldol
n3:wikiPageWikiLink
n2:Deprotonasi
Subject Item
n2:Karbon_alfa
n3:wikiPageWikiLink
n2:Deprotonasi
Subject Item
n2:Efek_Bohr
n3:wikiPageWikiLink
n2:Deprotonasi
Subject Item
n2:Reaksi_kimia
n3:wikiPageWikiLink
n2:Deprotonasi
Subject Item
n2:Deprotonasi
n10:label
Deprotonasi
n10:comment
Deprotonasi adalah istilah kimia yang merujuk pada pelepasan sebuah proton dari sebuah molekul, membentuk konjugat basa. Kemampuan relatif sebuah molekul untuk melepaskan sebuah proton diukur dengan menggunakan nilai pKa. Nilai pKa yang rendah mengindikasikan bahwa senyawa tersebut asam dan akan dengan mudah melepaskan protonnya kepada basa.
n4:subject
n5:Mekanisme_reaksi n5:Reaksi_kimia n5:Kimia_asam-basa
n3:wikiPageID
295339
n3:wikiPageRevisionID
6726063
n3:wikiPageWikiLink
n2:Protonasi n2:Nitrogen n2:PKa n2:Natrium_hidrida n2:Hidrida n2:Kalium_hidrida n2:Struktur_resonansi n2:Kation n2:Inert n2:Basa n5:Kimia_asam-basa n2:Hidroksida n2:Proton n2:Asam n5:Reaksi_kimia n2:Hidrogen n2:Hidronium n2:Konjugat_basa n2:Gas n2:Atmosfer n5:Mekanisme_reaksi n2:Kimia
n3:abstract
Deprotonasi adalah istilah kimia yang merujuk pada pelepasan sebuah proton dari sebuah molekul, membentuk konjugat basa. Kemampuan relatif sebuah molekul untuk melepaskan sebuah proton diukur dengan menggunakan nilai pKa. Nilai pKa yang rendah mengindikasikan bahwa senyawa tersebut asam dan akan dengan mudah melepaskan protonnya kepada basa. pKa sebuah senyawa ditentukan oleh banyak faktor, namun yang paling signifikan adalah diakibatkan oleh stabilitas konjugat basa, yaitu kemampuan sebuah konjugat basa untuk menstabilkan muatan negatif. Muatan negatif tersebut akan distabilisasi ketika ia terdistribusi ke permukaan yang luas atau rantai yang panjang. Salah satu mekanisme yang mendistribusi muatan negatif pada rantai panjang atau sebuah cincin adalah resonansi. Pelarut juga dapat membantu stabilisasi muatan negatif dari konjugat basa. Basa yang digunakan untuk melakukan deprotonasi tergantung pada pKa sebuah senyawa. Ketika proton tidak begitu asam, sehingga molekul tersebut tidak akan melepaskan proton dengan mudah, basa yang lebih kuat daripada hidroksida diperlukan. Hidrida adalah salah satu dari banyak agen deprotonasi yang kuat. Hidrida yang umumnnya dipakai meliputi natrium hidrida dan kalium hidrida. Basa-basa ini sangatlah kuat karena hidrida membentuk gas hidrogen ketika proton dari molekul lain dilepaskan. Namun hasil produk hidrogen juga berarti bahwa deprotonasi yang menggunakan agen-agen tersebut akan berbahaya dan harus dilakukan pada atmosfer inert karena air, yang merupakan sumber proton, berada di udara bebas dan hidrida akan bereaksi dengan air ketimbang dengan molekul yang kita inginkan dan akan meledak.
n6:wasDerivedFrom
n7:6726063
n9:isPrimaryTopicOf
n8:Deprotonasi
Subject Item
n11:amida
n3:wikiPageWikiLink
n2:Deprotonasi
Subject Item
n2:Pirola
n3:wikiPageWikiLink
n2:Deprotonasi
Subject Item
n2:Reaksi_SN1
n3:wikiPageWikiLink
n2:Deprotonasi
Subject Item
n8:Deprotonasi
n9:primaryTopic
n2:Deprotonasi