This document contains 57 facts in HTML Microdata format.

A generic web browser may not display them properly but the document can be saved on disk and used by some appropriate program or sent to a third party. Use "Save As" or "Send To" menu item of the browser; choose "HTML" file type, not "text file" or "web archive".

The rest of the document may look like garbage for humans or not displayed by the browser.

PrefixNamespace IRI
n7http://purl.org/dc/terms/
xsdhhttp://www.w3.org/2001/XMLSchema#
n4http://www.w3.org/ns/prov#
n12http://www.law.leiden.edu/organisation/metajuridica/vvi/
n8http://id.dbpedia.org/resource/Kategori:
n13http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/e/e0/Vanvollenhoven.jpg/200px-Vanvollenhoven.
n5http://id.wikipedia.org/wiki/Cornelis_van_Vollenhoven?oldid=
n9http://xmlns.com/foaf/0.1/
n6http://www.w3.org/2000/01/rdf-schema#
n10http://id.wikipedia.org/wiki/
n11http://media.leidenuniv.nl/legacy/Cornelis%20van%20Vollenhoven%20ENG.
n3http://dbpedia.org/ontology/
n15http://id.dbpedia.org/resource/Berkas:Vanvollenhoven.
n16http://id.dbpedia.org/resource/Berkas:CornelisvanVollenhoven.
n2http://id.dbpedia.org/resource/
n14http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/e/e0/Vanvollenhoven.
rdfhttp://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#
Subject Item
n2:29_April
n3:wikiPageWikiLink
n2:Cornelis_van_Vollenhoven
Subject Item
n2:Cornelis_van_Vollenhoven
n6:label
Cornelis van Vollenhoven
n6:comment
Cornelis van Vollenhoven adalah seorang antropolog Belanda yang dikenal akan karyanya "Hukum Adat" di Hindia-Belanda sehingga ia dijuluki "Bapak Hukum Adat". Cornelis muda masuk universitas Leiden pada usia 17 tahun. Ia kemudian memperoleh gelar magister di bidang hukum pada 1895, sarjana dalam bahasa Semitik pada 1896, dan magister dalam bidang ilmu politik pada 1897, serta doktor dalam hukum dan ilmu politik pada 1898.
n7:subject
n8:Antropolog_Belanda
n3:wikiPageID
120949
n3:wikiPageRevisionID
6673520
n3:wikiPageWikiLink
n2:Vreemde_Oosterlingen n2:1901 n2:Indonesia n2:Arab-Indonesia n2:1897 n2:Universitas_Amsterdam n2:Daftar_menteri_dalam_negeri_Belanda n2:1932 n2:Doktor_kehormatan n2:Profesor n2:Belanda n2:1896 n2:Doktor n2:Hukum n2:Hindia-Belanda n2:1898 n2:Universitas_Leiden n2:Bahasa_Semitik n2:Leiden n2:1895 n2:Jacob_Theodoor_Cremer n2:Hukum_Adat n2:Magister n2:Tionghoa-Indonesia n2:Sarjana n2:India-Indonesia n2:Politik n2:Dordrecht n2:1923 n8:Antropolog_Belanda n15:jpg n2:Antropologi n2:Ilmu_politik n16:jpg n2:Hukum_adat n2:1907
n3:wikiPageExternalLink
n11:pdf n12:
n9:depiction
n14:jpg
n3:thumbnail
n13:jpg
n3:abstract
Cornelis van Vollenhoven adalah seorang antropolog Belanda yang dikenal akan karyanya "Hukum Adat" di Hindia-Belanda sehingga ia dijuluki "Bapak Hukum Adat". Cornelis muda masuk universitas Leiden pada usia 17 tahun. Ia kemudian memperoleh gelar magister di bidang hukum pada 1895, sarjana dalam bahasa Semitik pada 1896, dan magister dalam bidang ilmu politik pada 1897, serta doktor dalam hukum dan ilmu politik pada 1898. Ia menerima predikat 'dengan pujian" untuk tesisnya Omtrek en inhoud van het internationale recht ("Cakupan dan kandungan hukum internasional"). Pada usia 27 tahun, ia diangkat sebagai Guru Besar Hukum Konstitusi dan Administrasi Daerah-daerah Seberang Lautan Belanda serta Hukum Adat Hindia Belanda di Universitas Leiden. Setelah lulus, van Vollenhoven menjadi sekretaris pribadi Jacob Theodoor Cremer, seorang pejabat kolonial "Kapten Perindustrian" dan menteri urusan kolonial. Tahun 1901 van Vollenhoven menjadi profesor Hukum Adat Hindia-Belanda dari Universitas Leiden. Gelar doktor kehormatan kemudian diperolehnya dari Universitas Amsterdam pada 1932. Kebanyakan masa hidupnya difokuskan untuk mempelajari hukum adat Indonesia dan kemudian mengampanyekan pelestariannya. Tulisan-tulisannya umumnya berkaitan dengan hukum adat, seperti Het Ontdekking van Adatrecht, Orientatie in het Adatrecht van Nederlandsch-Indie (1913). Mahakaryanya adalah kumpulan tulisan yang berjilid-jilid Het Adatrecht van Nederlandsch-Indiƫ ("Hukum Adat Hindia Belanda") yang berisi kajian dan kumpulan hukum adat dari 19 lingkungan adat di Hindia Belanda yang berbeda dari tradisi adat kaum pendatang. Yang mengagumkan adalah kenyataan bahwa sebagian besar karyanya dikerjakan di Leiden. Van Vollenhoven hanya dua kali mengunjungi Hindia-Belanda, yaitu pada 1907 dan 1923.
n4:wasDerivedFrom
n5:6673520
n9:isPrimaryTopicOf
n10:Cornelis_van_Vollenhoven
Subject Item
n2:Hukum_adat
n3:wikiPageWikiLink
n2:Cornelis_van_Vollenhoven
Subject Item
n2:Indische_Vereeniging
n3:wikiPageWikiLink
n2:Cornelis_van_Vollenhoven
Subject Item
n2:Sejarah_nama_Indonesia
n3:wikiPageWikiLink
n2:Cornelis_van_Vollenhoven
Subject Item
n2:Cornelius_van_Vollenhoven
n3:wikiPageWikiLink
n2:Cornelis_van_Vollenhoven
n3:wikiPageRedirects
n2:Cornelis_van_Vollenhoven
Subject Item
n2:Cornelis_van_vollenhoven
n3:wikiPageWikiLink
n2:Cornelis_van_Vollenhoven
n3:wikiPageRedirects
n2:Cornelis_van_Vollenhoven
Subject Item
n10:Cornelis_van_Vollenhoven
n9:primaryTopic
n2:Cornelis_van_Vollenhoven