This document contains 35 facts in HTML Microdata format.

A generic web browser may not display them properly but the document can be saved on disk and used by some appropriate program or sent to a third party. Use "Save As" or "Send To" menu item of the browser; choose "HTML" file type, not "text file" or "web archive".

The rest of the document may look like garbage for humans or not displayed by the browser.

PrefixNamespace IRI
n5http://purl.org/dc/terms/
xsdhhttp://www.w3.org/2001/XMLSchema#
n6http://www.w3.org/ns/prov#
n7http://id.wikipedia.org/wiki/Casus_belli?oldid=
n4http://id.dbpedia.org/resource/Kategori:
n10http://www.w3.org/2000/01/rdf-schema#
n8http://xmlns.com/foaf/0.1/
n9http://id.wikipedia.org/wiki/
n3http://dbpedia.org/ontology/
n2http://id.dbpedia.org/resource/
rdfhttp://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#
Subject Item
n2:Perang_Lebanon_2006
n3:wikiPageWikiLink
n2:Casus_belli
Subject Item
n2:Blokade
n3:wikiPageWikiLink
n2:Casus_belli
Subject Item
n2:Casus_belli
n10:label
Casus belli
n10:comment
Casus belli adalah frasa bahasa Latin modern yang berarti "Aksi atau insiden yang memicu peperangan". Casus artinya "insiden", dan belli artinya "perang". Walaupun sepertinya ini adalah frasa yang sudah lama digunakan karena dalam bahasa Latin, istilah ini sebenarnya baru muncul pada akhir abad ke-19, dengan munculnya doktrin politik "jus ad bellum", atau doktrin tentang Perang yang Sah.
n5:subject
n4:Kata_dan_frasa_Latin n4:Perang
n3:wikiPageID
52317
n3:wikiPageRevisionID
6651895
n3:wikiPageWikiLink
n4:Perang n2:Jus_ad_bellum n2:Abad_ke-19 n2:Rakyat n2:Pemberontakan n2:Daftar_Kalimat_Latin n2:Doktrin_tentang_Perang_yang_Sah n2:Bahasa_Latin n2:Media_massa n2:Warga_negara n2:Doktrin_politik n2:Ultima_Ratio n2:Insiden n2:Pemerintah n2:Perang n4:Kata_dan_frasa_Latin n2:Frasa
n3:abstract
Casus belli adalah frasa bahasa Latin modern yang berarti "Aksi atau insiden yang memicu peperangan". Casus artinya "insiden", dan belli artinya "perang". Walaupun sepertinya ini adalah frasa yang sudah lama digunakan karena dalam bahasa Latin, istilah ini sebenarnya baru muncul pada akhir abad ke-19, dengan munculnya doktrin politik "jus ad bellum", atau doktrin tentang Perang yang Sah. Suatu pemerintahan yang mendeklarasikan perang akan menjelaskan sebab-sebabnya dan pembenaran perang tersebut dalam casus belli. Dengan menetapkan penyebab-penyebab yang jelas, pemerintahan itu menyampaikan bahwa perang merupakan jalan yang terakhir, dan pemerintahan tersebut memiliki "sebab yang benar" ("just cause") untuk berperang. Casus belli yang tepat dapat digunakan agar warga negara mendukung perang yang terjadi. Apabila suatu negara menyerang negara lain tanpa sebab yang jelas, ada kemungkinan rakyat tidak setuju dan melakukan pemberontakan. Namun pada era modern, casus belli lebih digunakan untuk membenarkan aksi perang di mata komunitas global, yaitu negara-negara lain dan media.
n6:wasDerivedFrom
n7:6651895
n8:isPrimaryTopicOf
n9:Casus_belli
Subject Item
n2:Perang_India-Pakistan
n3:wikiPageWikiLink
n2:Casus_belli
Subject Item
n2:Korean_Air_Penerbangan_007
n3:wikiPageWikiLink
n2:Casus_belli
Subject Item
n2:Perang_Enam_Hari
n3:wikiPageWikiLink
n2:Casus_belli
Subject Item
n2:Daftar_frasa_Latin
n3:wikiPageWikiLink
n2:Casus_belli
Subject Item
n2:Penyebab_Perang_Dunia_I
n3:wikiPageWikiLink
n2:Casus_belli
Subject Item
n2:Perang_Inggris-Zanzibar
n3:wikiPageWikiLink
n2:Casus_belli
Subject Item
n9:Casus_belli
n8:primaryTopic
n2:Casus_belli