This document contains 72 facts in HTML Microdata format.

A generic web browser may not display them properly but the document can be saved on disk and used by some appropriate program or sent to a third party. Use "Save As" or "Send To" menu item of the browser; choose "HTML" file type, not "text file" or "web archive".

The rest of the document may look like garbage for humans or not displayed by the browser.

PrefixNamespace IRI
n4http://purl.org/dc/terms/
xsdhhttp://www.w3.org/2001/XMLSchema#
n11http://www.w3.org/ns/prov#
n8http://id.dbpedia.org/resource/Misi_(Kristen)
n7http://www.mundus.ac.uk/cgi-bin/search?coll_id=1220&inst_id=45&keyword=
n5http://id.dbpedia.org/resource/Kategori:
n9http://xmlns.com/foaf/0.1/
n6http://www.w3.org/2000/01/rdf-schema#
n10http://id.wikipedia.org/wiki/
n3http://dbpedia.org/ontology/
n12http://id.wikipedia.org/wiki/Basel_Mission?oldid=
n2http://id.dbpedia.org/resource/
rdfhttp://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#
Subject Item
n2:Basel_Mission
n6:label
Basel Mission
n6:comment
Basel Mission adalah lembaga misionaris Kristen yang didirikan di Basel, Swiss, pada tahun 1815 dan sejak itu aktif hingga tahun 2007, di saat bergabung dalam Mission 21 (="Misi 21"), organisasi penerus Kooperation Evangelischer Kirchen und Missione (KEM) yang didirikan pada tahun 2001. Anggota lembaga berasal dari berbagai denominasi Protestan yang berbeda. Berperan di Indonesia antara lain di Kalimantan Selatan dan terlibat dalam pertumubuhan Gereja Kalimantan Evangelis.
n4:subject
n5:Lembaga_misionaris_Kristen
n3:wikiPageID
532336
n3:wikiPageRevisionID
6803907
n3:wikiPageWikiLink
n2:1973 n2:Denmark n2:Mission_21 n2:2001 n2:2007 n2:Chili n2:Bangalore n2:Bolivia n2:Taiwan n2:Amerika_Latin n5:Lembaga_misionaris_Kristen n2:Kristen n2:Gold_Coast n2:1921 n2:1972 n2:Belanda n8: n2:Nigeria n2:1951 n2:Malaysia n2:Perang_Dunia_I n2:1815 n2:Peru n2:Basel n2:1847 n2:Perang_Dunia_II n2:1816 n2:Sudan n2:Cina n2:Rheinische_Missionsgesellschaft n2:India n2:Sekolah_Tinggi_Teologi_Gereja_Kalimantan_Evangelis n2:2002 n2:1828 n2:Misionaris n2:Indonesia n2:Bahasa_Jerman n2:Kamerun n2:Inggris n2:Gereja_Kristen_Pasundan n2:Gereja_Kalimantan_Evangelis n2:Protestan n2:1834 n2:Kalimantan n2:1886 n2:Rusia n2:Hong_Kong n2:Singapura n2:Republik_Demokratik_Kongo n2:Gereja_Kristen_Rejang n2:Zending_Barmen n2:Swiss n2:Kalimantan_Selatan
n3:wikiPageExternalLink
n7:Asia
n3:abstract
Basel Mission adalah lembaga misionaris Kristen yang didirikan di Basel, Swiss, pada tahun 1815 dan sejak itu aktif hingga tahun 2007, di saat bergabung dalam Mission 21 (="Misi 21"), organisasi penerus Kooperation Evangelischer Kirchen und Missione (KEM) yang didirikan pada tahun 2001. Anggota lembaga berasal dari berbagai denominasi Protestan yang berbeda. Berperan di Indonesia antara lain di Kalimantan Selatan dan terlibat dalam pertumubuhan Gereja Kalimantan Evangelis. Di Indonesia organisasi ini dikenal sebagai "Zending Basel". Misi ini didirikan dengan nama German Missionary Society (Lembaga Misionaris Jerman) pada 1815. Kemudian berganti nama menjadi Basel Evangelical Missionary Society (Lembaga Misionaris Injili Basel), dan akhirnya menjadi Bassel Mission. Lembaga itu membangun sebuah sekolah untuk melatih para misionaris Belanda dan Inggris pada 1816. Sejak saat itu, misi kemudian bekerja di Rusia dan Gold Coast pada tahun 1828, India pada 1834, Cina pada 1847, Kamerun pada tahun 1886, Kalimantan tahun 1921, Nigeria tahun 1951, dan Amerika Latin dan Sudan pada tahun 1972 dan 1973. Pada tanggal 18 Desember 1828, lembaga Basel Mission mengirim misionaris-misionaris yang pertama, Johannes Phillip Henke, Gottlieb Holzwarth, Carl Friedrich Salbach dan Johannes Gottlieb Schmid, untuk bekerja di protektorat Denmark di Christianborg, Gold Coast. Pada tanggal 21 Maret 1832, kelompok kedua misionaris termasuk Andreas Riis, Peter Peterson J├Ąger, dan Christian Heinze, dokter misi pertama, tiba di Gold Coast hanya untuk menemukan bahwa Henke telah meninggal empat bulan sebelumnya. Di antara periode Perang Dunia I dan Perang Dunia II tidak banyak perubahan dalam politik ekspansi negara-negara Eropa di wilayah koloni mereka. Pekerjaan pos misi untuk meneruskan pelayanannya merupakan hal yang tidak mudah. Namun Basel Mission kembali aktif di hampir semua wilyah pelayanannya semula (kecuali di Kamerun-Perancis) dan secara menakjubkan berhasil membangun kembali tugas misinya. Pada tahun 1920 bahkan mengambil alih pekerjaan pos misi baru di Kalimantan, Indonesia, yaitu di Kalimantan Selatan. Selama peperangan di mana jarang ada misionaris yang tinggal di wilayah-wilayah pelayanan tersebut, ternyata pos setempat berkembang dengan usaha setempat dan kemandirian. Sejumlah gereja lokal dibangun dan kemudian setelah para misionaris kembali gereja-gereja itu didewasakan. Sejak Perang Dunia II, misi telah beroperasi di luar negeri melalui jemaat-jemaat gereja lokal. Pada bulan November 2002, negara atau wilayah operasi utama antara lain Bolivia, Kamerun, Chili, Hong Kong, Republik Demokratik Kongo, Indonesia, Malaysia, Nigeria, Peru, Singapura, Sudan, dan Taiwan. Fokus utama Basel Mission adalah menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat di daerah dimana masing-masing misi berada. Untuk tujuan ini masyarakat diajarkan keterampilan percetakan, manufaktur genteng, dan menenun, dan kemudian orang-orang dipekerjakan di bidang ini.
n11:wasDerivedFrom
n12:6803907
n9:isPrimaryTopicOf
n10:Basel_Mission
Subject Item
n2:Gereja_Kristen_Pasundan
n3:wikiPageWikiLink
n2:Basel_Mission
Subject Item
n2:Marie-Claire_Barth
n3:wikiPageWikiLink
n2:Basel_Mission
Subject Item
n2:Gereja_Kristen_Kalimantan_Barat
n3:wikiPageWikiLink
n2:Basel_Mission
Subject Item
n2:Sekolah_Tinggi_Teologi_Gereja_Kalimantan_Evangelis
n3:wikiPageWikiLink
n2:Basel_Mission
Subject Item
n2:Gereja_Kristen_Rejang
n3:wikiPageWikiLink
n2:Basel_Mission
Subject Item
n2:Basel_mission
n3:wikiPageWikiLink
n2:Basel_Mission
n3:wikiPageRedirects
n2:Basel_Mission
Subject Item
n2:Zending_Basel
n3:wikiPageWikiLink
n2:Basel_Mission
n3:wikiPageRedirects
n2:Basel_Mission
Subject Item
n10:Basel_Mission
n9:primaryTopic
n2:Basel_Mission