This document contains 44 facts in HTML Microdata format.

A generic web browser may not display them properly but the document can be saved on disk and used by some appropriate program or sent to a third party. Use "Save As" or "Send To" menu item of the browser; choose "HTML" file type, not "text file" or "web archive".

The rest of the document may look like garbage for humans or not displayed by the browser.

PrefixNamespace IRI
n8http://id.wikipedia.org/wiki/Asal_usul_Tutsi_dan_Hutu?oldid=
n10http://purl.org/dc/terms/
xsdhhttp://www.w3.org/2001/XMLSchema#
n7http://www.w3.org/ns/prov#
n4http://id.dbpedia.org/resource/Kategori:
n9http://www.w3.org/2000/01/rdf-schema#
n5http://xmlns.com/foaf/0.1/
n6http://id.wikipedia.org/wiki/
n3http://dbpedia.org/ontology/
n2http://id.dbpedia.org/resource/
rdfhttp://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#
Subject Item
n2:Asal_usul_Tutsi_dan_Hutu
n9:label
Asal usul Tutsi dan Hutu
n9:comment
Asal usul orang Tutsi dan Hutu merupakan masalah penting dalam sejarah Burundi, Rwanda, dan wilayah Danau Besar di Afrika. Meski Hutu secara umum diakui sebagai etnis mayoritas di Rwanda, dalam ideologi rasialis, orang Tutsi dianggap sebagai ras asing dan bukan minoritas asli. Akibatnya, hubungan antara keduanya seringkali tidak ramah, terutama apabila berkenaan dengan asal usul dan klaim "kerwandaan. " Konflik terbesar yang diakibatkan oleh masalah tersebut adalah genosida Rwanda 1994.
n10:subject
n4:Politik_Rwanda n4:Sejarah_Rwanda
n3:wikiPageID
837150
n3:wikiPageRevisionID
6609374
n3:wikiPageWikiLink
n2:Afrika n2:Intoleransi_laktosa n2:Malaria n2:Linguistik n2:Danau_Besar_Afrika n4:Sejarah_Rwanda n2:Fenotip n2:Seleksi_alam n2:Mahmoud_Mamdani n2:Hutu n2:Laktosa n2:Rwanda n2:Etiosemit n2:Orang_Shi n2:Kush n2:Genotip n2:Siklemia n4:Politik_Rwanda n2:Gua_Gambles n2:Lembah_Kenya n2:Tanduk_Afrika n2:Bethwell_Ogot n2:Jean_Hiernaux n2:Susu n2:Jurang_Olduvai n2:Tutsi n2:Genosida_Rwanda n2:Burundi n2:Arkeologi n2:Afrika_Timur n2:Rasialisme n2:Hima
n3:abstract
Asal usul orang Tutsi dan Hutu merupakan masalah penting dalam sejarah Burundi, Rwanda, dan wilayah Danau Besar di Afrika. Meski Hutu secara umum diakui sebagai etnis mayoritas di Rwanda, dalam ideologi rasialis, orang Tutsi dianggap sebagai ras asing dan bukan minoritas asli. Akibatnya, hubungan antara keduanya seringkali tidak ramah, terutama apabila berkenaan dengan asal usul dan klaim "kerwandaan. " Konflik terbesar yang diakibatkan oleh masalah tersebut adalah genosida Rwanda 1994. Mahmoud Mamdani, seorang intelektual dari Uganda, menyebutkan empat dasar yang penting dalam penelitian mengenai "perbedaan antara Hutu dan Tutsi": fenotip, genotip, ingatan kultural penduduk Rwanda, dan arkeologi/linguistik.
n7:wasDerivedFrom
n8:6609374
n5:isPrimaryTopicOf
n6:Asal_usul_Tutsi_dan_Hutu
Subject Item
n2:Asal_usul_Hutu_dan_Tutsi
n3:wikiPageWikiLink
n2:Asal_usul_Tutsi_dan_Hutu
n3:wikiPageRedirects
n2:Asal_usul_Tutsi_dan_Hutu
Subject Item
n6:Asal_usul_Tutsi_dan_Hutu
n5:primaryTopic
n2:Asal_usul_Tutsi_dan_Hutu