Content-Length: 36680 About: Teologi kemakmuran

Teologi Kemakmuran atau Doktrin Kemakmuran, yang kadang-kadang disebut pula Teologi Sukses, adalah doktrin yang mengajarkan bahwa kemakmuran dan sukses (kaya, berhasil, dan sehat sempurna) adalah tanda-tanda eksternal dari Allah untuk orang-orang yang dikasihinya. Kasih Allah ini diperoleh sebagai sesuatu takdir, atau diberikan sebagai ganjaran untuk doa atau jasa-jasa baik yang dibuat oleh seseorang.

PropertyValue
dbpedia-owl:abstract
  • Teologi Kemakmuran atau Doktrin Kemakmuran, yang kadang-kadang disebut pula Teologi Sukses, adalah doktrin yang mengajarkan bahwa kemakmuran dan sukses (kaya, berhasil, dan sehat sempurna) adalah tanda-tanda eksternal dari Allah untuk orang-orang yang dikasihinya. Kasih Allah ini diperoleh sebagai sesuatu takdir, atau diberikan sebagai ganjaran untuk doa atau jasa-jasa baik yang dibuat oleh seseorang. Sementara itu, penebusan dosa (yang dalam Kristen dilakukan melalui Yesus Kristus) yang dilakukan Allah bertujuan untuk memberikan berkat kesuksesan dan kesehatan. Teologi Kemakmuran merupakan salah satu teologi dalam Gerakan Kharismatik, selain ciri lain yang menekankan gerakan roh (setiap orang bisa dipenuhi Roh Kudus dengan tanda-tanda tertentu dalam hidupnya). Teologi kemakmuran adalah ajaran tentang kesempurnaan hidup bagi setiap orang beriman dalam hal ekonomi dan kesehatan. Dalam hal ekonomi, teologinya disebut sebagai "Teologi Sukses," yang bercirikan pada kesuksesan. Teologi ini meyakini bahwa seorang Kristen yang diberkati adalah mereka yang sukses dalam hidupnya. Dalam kesehatan, seseorang yang diberkati Allah selalu sehat dan sempurna hidupnya, tidak ada cacat, mempunyai kemampuan kesembuhan ilahi. Teologi Sukses atau Injil Sukses (Gospel of Success) disebut juga Teologi Anak Raja, dan secara sederhana dapat disebut sebagai ajaran yang menekankan bahwa: “ Allah kita adalah Allah yang Mahabesar, kaya, penuh berkat dan manusia yang beriman pasti akan mengalami kehidupan yang penuh berkat pula, kaya, sukses dan berkelimpahan. ” Selain itu, sering sekali pengajarannya menonjolkan persembahan sebagai wujud investasi kepada Tuhan, kuat dalam persembahan perpuluhan seperti yang terdapat dalam Alkitab Perjanjian Lama: Kitab Maleakhi 3:10. “ Billa kita tidak memberikan persepuluhan, maka berarti kita mencuri harta Allah dan menipu Tuhan, dan bahkan akan terkena kutuk. ” Hal lain, dikatakan oleh Ron L. Jones, adalah Tuhan dipahami lebih mirip mesin ATM di mana kita dapat memperoleh uang sebanyak-banyaknya dari pada Tuhan yang mencintai anak-anak dan memberikan hadiah kepada mereka. Persembahan 10% dari hasil setiap umat dianggap dapat membuka 'pintu surga' untuk menurunkan berkat yang berlimpah. Hal ini didasarkan pada Kitab Perjanjian Lama dalam Maleakhi 3:10. Ayat ini seringkali dirujuk dalam Teologi Kemakmuran guna mengumpulkan persembahan di gereja. Umat yang meyakini pengajaran ini biasanya memberikan persembahannya dengan harapan akan mendapat berkat dari Tuhan lebih lagi.
dbpedia-owl:thumbnail
dbpedia-owl:wikiPageExternalLink
dbpedia-owl:wikiPageID
  • 143958 (xsd:integer)
dbpedia-owl:wikiPageRevisionID
  • 6778992 (xsd:integer)
dbpedia-owl:wikiPageWikiLink
dcterms:subject
rdfs:comment
  • Teologi Kemakmuran atau Doktrin Kemakmuran, yang kadang-kadang disebut pula Teologi Sukses, adalah doktrin yang mengajarkan bahwa kemakmuran dan sukses (kaya, berhasil, dan sehat sempurna) adalah tanda-tanda eksternal dari Allah untuk orang-orang yang dikasihinya. Kasih Allah ini diperoleh sebagai sesuatu takdir, atau diberikan sebagai ganjaran untuk doa atau jasa-jasa baik yang dibuat oleh seseorang.
rdfs:label
  • Teologi kemakmuran
http://www.w3.org/ns/prov#wasDerivedFrom
foaf:depiction
foaf:isPrimaryTopicOf
is dbpedia-owl:wikiPageRedirects of
is dbpedia-owl:wikiPageWikiLink of
is foaf:primaryTopic of