Content-Length: 40326 About: Saidullah dari Banjar

Sultan Sa'idullah (Sultan Sa'idillah) alias Ratu Anom atau Sultan Ratu adalah Sultan Banjar tahun 1647-1660. Sultan Saidullah merupakan gelar yang dipakai dalam khutbah, sedangkan gelar yang dimasyhurkan/dipopulerkan adalah Ratu Anom. Sesuai gelarnya Ratu Anom yang bermakna raja yang masih muda, maka dalam menjalankan kekuasaannya dia sangat tergantung dengan pamannya Panembahan di Darat yang menjabat mangkubumi semenjak almarhum Sultan Inayatullah (ayahandanya).

PropertyValue
dbpedia-owl:abstract
  • Sultan Sa'idullah (Sultan Sa'idillah) alias Ratu Anom atau Sultan Ratu adalah Sultan Banjar tahun 1647-1660. Sultan Saidullah merupakan gelar yang dipakai dalam khutbah, sedangkan gelar yang dimasyhurkan/dipopulerkan adalah Ratu Anom. Sesuai gelarnya Ratu Anom yang bermakna raja yang masih muda, maka dalam menjalankan kekuasaannya dia sangat tergantung dengan pamannya Panembahan di Darat yang menjabat mangkubumi semenjak almarhum Sultan Inayatullah (ayahandanya). Setelah menjabat mangkubumi selama lima tahun Panembahan di Darat mangkat, kemudian digantikan oleh Ratu Bagawan (Raja Kotawaringin I) yang menjabat mangkubumi selama lima tahun pula. Ratu Bagawan mengundurkan diri karena alasan uzur maka kemudian jabatan mangkubumi diserahkannya kepada Pangeran Dipati Tapesana yang bergelar Pangeran Dipati Mangkubumi. Ketiga orang tersebut merupakan paman Ratu Anom. Masa kekuasaan Ratu Anom selama lima belas tahun. Jarak waktu antara mangkatnya Sultan Inayatullah hingga dia ditabalkan sebagai Sultan Banjar adalah satu tahun. Selama masa tersebut kekuasaan "dipegang" oleh mangkubumi. Menurut tradisi suksesi kesultanan yang berjalan normal, di antara putera-putera dari seorang Sultan yang sedang berkuasa, salah seorang puteranya kelak akan dilantik sebagai Sultan dan seorang yang lainnya akan dilantik sebagai mangkubumi (Pangeran Mangkubumi) menggantikan mangkubumi sebelumnya yang meninggal dunia. Dalam suksesi yang berjalan wajar semestinya pengganti Panembahan di Darat (Pangeran Dipati Anom ke-1) sebagai mangkubumi adalah saudara Sultan Saidullah yaitu Pangeran Kasuma Lalana/Pangeran Dipati Anom (ke-2), tetapi hal tersebut tidak berjalan sebagaimana mestinya. Kelak pada tahun 1663 Pangeran Dipati Anom (ke-2) mengambil alih dengan paksa jabatan Pangeran Dipati Mangkubumi/Pangeran Dipati Tapesana yang saat itu menjadi Sultan Banjar bergelar Sultan Rakyatullah (1660-1663).
dbpedia-owl:wikiPageID
  • 314556 (xsd:integer)
dbpedia-owl:wikiPageRevisionID
  • 6766472 (xsd:integer)
dbpedia-owl:wikiPageWikiLink
dbpprop-id:consort
  • Putri Intan
  • Nyai Wadon
  • Nyai Wadon Raras
  • Nyai Wadon Gadung
dbpprop-id:father
dbpprop-id:issue
  • ♂ Raden Bagus/Suria Angsa ♂ Raden Basus/Suria Negara ♀ Gusti Gade
dbpprop-id:jabatan
dbpprop-id:name
  • Sultan Saidullah bin Sultan Inayatullah
dbpprop-id:othertitles
  • Sultan Ratu Anom
dbpprop-id:pendahulu
dbpprop-id:pengganti
dbpprop-id:placeOfBirth
dbpprop-id:placeOfDeath
dbpprop-id:predecessor
dbpprop-id:regType
dbpprop-id:regent
dbpprop-id:reign
  • 16441660 (xsd:integer)
dbpprop-id:royalHouse
dbpprop-id:successor
dbpprop-id:tahun
  • 1644 (xsd:integer)
dbpprop-id:title
  • Ratu Anom
  • Pangeran Kasuma Alam
  • Raden Kasuma Alam
dcterms:subject
rdfs:comment
  • Sultan Sa'idullah (Sultan Sa'idillah) alias Ratu Anom atau Sultan Ratu adalah Sultan Banjar tahun 1647-1660. Sultan Saidullah merupakan gelar yang dipakai dalam khutbah, sedangkan gelar yang dimasyhurkan/dipopulerkan adalah Ratu Anom. Sesuai gelarnya Ratu Anom yang bermakna raja yang masih muda, maka dalam menjalankan kekuasaannya dia sangat tergantung dengan pamannya Panembahan di Darat yang menjabat mangkubumi semenjak almarhum Sultan Inayatullah (ayahandanya).
rdfs:label
  • Saidullah dari Banjar
http://www.w3.org/ns/prov#wasDerivedFrom
foaf:isPrimaryTopicOf
is dbpedia-owl:wikiPageRedirects of
is dbpedia-owl:wikiPageWikiLink of
is dbpprop-id:pendahulu of
is dbpprop-id:pengganti of
is foaf:primaryTopic of