Content-Length: 31652 About: Protes Mesir 2012–2013

Protes Mesir 2012-13 dimulai pada tanggal 22 November 2012. Ratusan ribu pengunjuk rasa berdemonstrasi menentang Presiden Mesir Muhammad Mursi, setelah ia memberikan kekuatan kepada dirinya sendiri secara tak terbatas untuk "melindungi" negara, dan kekuatan untuk mengatur legislasi tanpa peninjauan secara yuridis. Morsi melanjutkan dekritnya dengan dengan membuat upaya untuk mendorong referendum konstitusi yang baru.

PropertyValue
dbpedia-owl:abstract
  • Protes Mesir 2012-13 dimulai pada tanggal 22 November 2012. Ratusan ribu pengunjuk rasa berdemonstrasi menentang Presiden Mesir Muhammad Mursi, setelah ia memberikan kekuatan kepada dirinya sendiri secara tak terbatas untuk "melindungi" negara, dan kekuatan untuk mengatur legislasi tanpa peninjauan secara yuridis. Morsi melanjutkan dekritnya dengan dengan membuat upaya untuk mendorong referendum konstitusi yang baru. Demonstrasi ini diselenggarakan oleh organisasi oposisi Mesir dan individu, terutama kaum pro-demokrasi liberal, sayap kiri, kaum sekuler, dan kaum Kristen. Demonstrasi telah menyebabkan bentrokan antara anggota Partai Kebebasan dan Keadilan yang disokong Ikhwanul Muslimin dan pengunjuk rasa anti-Mursi, dengan setidaknya tujuh orang tewas dan ratusan terluka. Para pengunjuk rasa berkumpul di luar istana kepresidenan, yang pada gilirannya dikelilingi oleh tank dan kendaraan lapis baja Pengawal Republik. Pengunjuk rasa anti-Mursi di Kairo saja telah berjumlah lebih dari 200.000 orang di beberapa kesempatan. Sejumlah penasihat Mursi mengundurkan diri sebagai protes, dan banyak hakim berbicara menentang tindakannya. Pengunduran diri massal diajukan oleh direktur penyiaran negara, Rafik Habib (wakil presiden Partai Kebebasan dan Keadilan yang beragama Kristen) dan Zaghloul el-Balshi (sekretaris jenderal komisi pengawas referendum konstitusi). Tujuh dari tujuh belas orang anggota panel penasehat Mursi mengundurkan diri pada Desember 2012. Pada tanggal 8 Desember 2012, Mursi membatalkan surat keputusannya yang telah memperluas kewenangan presiden dan menghapus peninjauan yuridis keputusan itu, kata seorang pejabat Islam, tetapi menambahkan bahwa efek dari deklarasi itu akan tetap ada. George Isaac dari Partai Konstitusi mengatakan bahwa deklarasi Mursi ini tidak menawarkan sesuatu yang baru, Front Penyelamatan Nasional ditolak sebagai upaya menyelamatkan muka, dan Gerakan 6 April dan Gamal Fahmi dari Sindikat Wartawan Mesir mengatakan deklarasi baru gagal untuk mengatasi "masalah mendasar" dewan yang bertugas menyusun konstitusi.
dbpedia-owl:thumbnail
dbpedia-owl:wikiPageID
  • 1076978 (xsd:integer)
dbpedia-owl:wikiPageRevisionID
  • 6643980 (xsd:integer)
dbpedia-owl:wikiPageWikiLink
dbpprop-id:caption
  • --11-27
dbpprop-id:casualties
  • 4 (xsd:integer)
  • 11 (xsd:integer)
dbpprop-id:causes
  • Dekrit Muhammad Mursi yang memberi kekebalan terhadap seluruh tindakannya dari tuntutan hukum
dbpprop-id:howmany
  • Lebih 100,000 orang
dbpprop-id:image
  • 250 (xsd:integer)
dbpprop-id:leadfigures
  • Mohamed ElBaradei Hamdeen Sabahi Amr Moussa Mohamed Abou El-Ghar
  • Muhammad Mursi Hesham Qandil Mohammed Badie
dbpprop-id:partof
dbpprop-id:place
dbpprop-id:result
  • Referendum konstitusional digelar, konstitusi baru disetujui
  • *Morsi cancels decree, decisions made under decree still stand
dbpprop-id:side
  • --04-06
  • * Ikhwanul Muslimin * Partai Kebebasan dan Keadilan * Salafi Al-Nour
dbpprop-id:title
  • Protes Mesir 2012–2013
dcterms:subject
rdfs:comment
  • Protes Mesir 2012-13 dimulai pada tanggal 22 November 2012. Ratusan ribu pengunjuk rasa berdemonstrasi menentang Presiden Mesir Muhammad Mursi, setelah ia memberikan kekuatan kepada dirinya sendiri secara tak terbatas untuk "melindungi" negara, dan kekuatan untuk mengatur legislasi tanpa peninjauan secara yuridis. Morsi melanjutkan dekritnya dengan dengan membuat upaya untuk mendorong referendum konstitusi yang baru.
rdfs:label
  • Protes Mesir 2012–2013
owl:sameAs
http://www.w3.org/ns/prov#wasDerivedFrom
foaf:depiction
foaf:isPrimaryTopicOf
is foaf:primaryTopic of