Content-Length: 43248 About: Perang Krimea

Perang Krimea (1853–1856) adalah pertempuran yang terjadi antara kekaisaran Rusia melawan sekutu yang terdiri dari Perancis, Britania Raya, Kerajaan Sardinia, dan Kesultanan Utsmaniyah. Kebanyakan konflik terjadi di semenanjung Krimea, dengan pertempuran lainnya terjadi di Turki barat dan laut Baltik. Perang Krimea kadang-kadang dianggap sebagai konflik modern pertama yang memengaruhi peperangan pada masa depan. Perang Krimean dikenal dengan nama yang berbeda.

PropertyValue
dbpedia-owl:abstract
  • Perang Krimea (1853–1856) adalah pertempuran yang terjadi antara kekaisaran Rusia melawan sekutu yang terdiri dari Perancis, Britania Raya, Kerajaan Sardinia, dan Kesultanan Utsmaniyah. Kebanyakan konflik terjadi di semenanjung Krimea, dengan pertempuran lainnya terjadi di Turki barat dan laut Baltik. Perang Krimea kadang-kadang dianggap sebagai konflik modern pertama yang memengaruhi peperangan pada masa depan. Perang Krimean dikenal dengan nama yang berbeda. Di Rusia dikenal sebagai "Perang Oriental", dan di Britania pada saat itu kadang-kadang dikenal sebagai "Perang Rusia". Perang Krimean terkenal karena kesalahan logistik dan taktis pada kedua belah pihak. Namun, itu dianggap menjadi perang "modern"yang pertama, seperti "memperkenalkan perubahan-perubahan teknis yang memengaruhi tata peperangan dimasa depan," termasuk taktis penggunaan pertama kereta api dan telegraf. [9 9] Hal ini juga terkenal bagi pekerjaan Florence Nightingale, yang mempelopori praktik keperawatan modern ketika merawat tentara Inggris yang terluka. [10 10] Perang Krimea juga yang pertama kali secara luas didokumentasikan dalam foto. Ketegangan Pra-pertempuran [sunting sunting] Konflik atas Tanah Suci Rangkaian peristiwa yang membuat Perancis dan Inggris menyatakan perang terhadap Rusia pada tanggal 27 Maret dan 28 Maret 1854 [7 7] dapat dilacak pada peristiwa kudeta pada tahun 1851 di Perancis. Napoleon III mengirim duta besar untuk Kekaisaran Ottoman dan berusaha memaksa Ottoman untuk mengakui Perancis sebagai "penguasa yang berdaulat" di Tanah Suci. [11 11] Rusia membantah perubahan "penguasa" baru di Tanah Suci. Merujuk pada dua perjanjian sebelumnya, yaitu tahun 1757 dan yang lain pada tahun 1774, Ottoman mengubah keputusan mereka sebelumnya, membatalkan perjanjian Perancis dan bersikeras bahwa Rusia adalah pelindung orang-orang Kristen Ortodoks di Kerajaan Ottoman. Napoleon III menjawab dengan unjuk kekuatan, mengirimkan armada kapal Charlemagne ke Laut Hitam, yang merupakan pelanggaran terhadap Konvensi Selat London. [11 11] Pamer kekuatan Prancis dikombinasikan dengan diplomasi dan uang yang agresif, memaksa Sultan Abdülmecid I untuk menerima perjanjian baru, mengakui Perancis dan Gereja Katolik Roma sebagai otoritas Kristen tertinggi di Tanah Suci dengan kontrol atas tempat-tempat suci Kristen dan memiliki hak atas Gereja Nativity, yang sebelumnya dipegang oleh Gereja Ortodoks Yunani. [12 12] Tsar Nicholas I kemudian mengirimkan angkatan perang korp ke-4 dan ke-5 di sepanjang Sungai Danube, dan menugaskan Count Karl Nesselrode, menteri luar negerinya, untuk melakukan pembicaraan dengan kekaisaran Ottoman. Nesselrode mengutarakan hal tersebut kepada Sir George Hamilton Seymour, Duta Besar Inggris di St Petersburg:
dbpedia-owl:causalties
  • ~100.000 orang Perancis 35.000 orang Turki 17.500 orang Britania 2.194 orang Sardinia tewas, terluka, dan meninggal karena penyakit
  • ~134.000 tewas, terluka, dan meninggal karena penyakit
dbpedia-owl:combatant
  • Sekutu: Perancis Kerajaan Sardinia
  • 22x20px|border Kekaisaran Rusia Sukarelawan Bulgarian
dbpedia-owl:place
dbpedia-owl:result
  • Kemenangan sekutu, Perjanjian Paris
dbpedia-owl:strength
  • 400.000 orang Perancis 250.000 orang Britania 165.000 orang Kesultanan Utsmaniyah 10.000 orang Sardinia
  • 700.000 orang Rusia 3.000 orang Bulgaria
dbpedia-owl:thumbnail
dbpedia-owl:wikiPageExternalLink
dbpedia-owl:wikiPageID
  • 245882 (xsd:integer)
dbpedia-owl:wikiPageRevisionID
  • 6624311 (xsd:integer)
dbpedia-owl:wikiPageWikiLink
dbpprop-id:caption
  • Lukisan Franz Roubaud: Pengepungan Sevastopol .
dbpprop-id:casualties
  • ~100.000 orang Perancis 35.000 orang Turki 17.500 orang Britania 2.194 orang Sardinia tewas, terluka, dan meninggal karena penyakit
  • ~134.000 tewas, terluka, dan meninggal karena penyakit
dbpprop-id:combatant
  • 22 (xsd:integer)
  • Sekutu: Perancis Kerajaan Sardinia
dbpprop-id:conflict
  • Perang Krimea
dbpprop-id:date
  • 1853 (xsd:integer)
dbpprop-id:image
  • 300 (xsd:integer)
dbpprop-id:place
  • Semenanjung Krimea, Balkan, Laut Hitam, Laut Baltik, Samudera Pasifik
dbpprop-id:result
  • Kemenangan sekutu, Perjanjian Paris
dbpprop-id:strength
  • 400000 (xsd:integer)
  • 700000 (xsd:integer)
dcterms:subject
rdf:type
rdfs:comment
  • Perang Krimea (1853–1856) adalah pertempuran yang terjadi antara kekaisaran Rusia melawan sekutu yang terdiri dari Perancis, Britania Raya, Kerajaan Sardinia, dan Kesultanan Utsmaniyah. Kebanyakan konflik terjadi di semenanjung Krimea, dengan pertempuran lainnya terjadi di Turki barat dan laut Baltik. Perang Krimea kadang-kadang dianggap sebagai konflik modern pertama yang memengaruhi peperangan pada masa depan. Perang Krimean dikenal dengan nama yang berbeda.
rdfs:label
  • Perang Krimea
http://www.w3.org/ns/prov#wasDerivedFrom
foaf:depiction
foaf:isPrimaryTopicOf
foaf:name
  • Perang Krimea
is dbpedia-owl:isPartOfMilitaryConflict of
is dbpedia-owl:wikiPageRedirects of
is dbpedia-owl:wikiPageWikiLink of
is dbpprop-id:partof of
is foaf:primaryTopic of