Content-Length: 18192 About: Paku Alam

Paku Alam adalah nama lain dari Sultan Hamengkubuwana I saat Sultan masih dalam peperangan dengan Belanda. Setelah Sultan wafat (1792), seorang puteranya Bendara Pangeran Harya Notokusumo ketika diangkat menjadi Pangeran Merdiko oleh Pemerintah Inggris nama Paku Alam dipilihnya sebagai gelar raja melalui Perjanjian Politik 17 Maret 1813 dengan wilayahnya disebut Kadipaten.

PropertyValue
dbpedia-owl:abstract
  • Paku Alam adalah nama lain dari Sultan Hamengkubuwana I saat Sultan masih dalam peperangan dengan Belanda. Setelah Sultan wafat (1792), seorang puteranya Bendara Pangeran Harya Notokusumo ketika diangkat menjadi Pangeran Merdiko oleh Pemerintah Inggris nama Paku Alam dipilihnya sebagai gelar raja melalui Perjanjian Politik 17 Maret 1813 dengan wilayahnya disebut Kadipaten. Ia merupakan putra ketiga Hamengkubuwana I dan sebagai raja di wilayah Kadipaten bergelar sebagai Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Paku Alam. Bendara Pangeran Harya Notokusumo dalam perjanjian 17 Maret 1813 adalah Paku Alam I. Gelar ini kemudian diteruskan ke keturunan-keturunannya hingga saat ini yakni Paku Alam IX: Paku Alam II Paku Alam III Paku Alam IV Paku Alam V Paku Alam VI Paku Alam VII Paku Alam VIII Paku Alam IX
dbpedia-owl:wikiPageID
  • 330331 (xsd:integer)
dbpedia-owl:wikiPageRevisionID
  • 4592260 (xsd:integer)
dbpedia-owl:wikiPageWikiLink
dcterms:subject
rdfs:comment
  • Paku Alam adalah nama lain dari Sultan Hamengkubuwana I saat Sultan masih dalam peperangan dengan Belanda. Setelah Sultan wafat (1792), seorang puteranya Bendara Pangeran Harya Notokusumo ketika diangkat menjadi Pangeran Merdiko oleh Pemerintah Inggris nama Paku Alam dipilihnya sebagai gelar raja melalui Perjanjian Politik 17 Maret 1813 dengan wilayahnya disebut Kadipaten.
rdfs:label
  • Paku Alam
http://www.w3.org/ns/prov#wasDerivedFrom
foaf:isPrimaryTopicOf
is dbpedia-owl:wikiPageRedirects of
is dbpedia-owl:wikiPageWikiLink of
is foaf:primaryTopic of