Content-Length: 22863 About: Nyai

Nyai adalah sebutan umum di Jawa Barat, khususnya bagi wanita dewasa. Namun, kata ini memiliki konotasinya lain pada zaman kolonial Hindia Belanda. Ketika itu nyai berarti gundik, selir, atau wanita piaraan para pejabat dan serdadu Belanda. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) yang diterbitkan Depdikbud pada 1989. seorang nyai memiliki kesinoniman dengan gundik dan selir.

PropertyValue
dbpedia-owl:abstract
  • Nyai adalah sebutan umum di Jawa Barat, khususnya bagi wanita dewasa. Namun, kata ini memiliki konotasinya lain pada zaman kolonial Hindia Belanda. Ketika itu nyai berarti gundik, selir, atau wanita piaraan para pejabat dan serdadu Belanda. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) yang diterbitkan Depdikbud pada 1989. seorang nyai memiliki kesinoniman dengan gundik dan selir. Baik nyai, gundik maupun selir, dalam KBBI, diartikan sebagai bini gelap, perempuan piaraan, dan istri yang tidak pernah dikawini resmi. Pada masa kolonial, nasib nyai jauh lebih beruntung daripada para budak. Di masa awal kolonisasi Hindia Belanda, para pejabat Belanda datang tanpa disertai mevrouw (nyonya). keberadaan nyai sepenuhnya difaktori kepentingan seksual dan status sosial pejabat kolonial di tanah Hindia. Seorang nyai berada dalam posisi yang tinggi secara ekonomis, tapi rendah secara moral. Secara ekonomis, mereka berada di atas rata-rata perempuan pribumi yang bukan bangsawan. Para nyai mengenakan kain songket bersulam benang emas dan perak, mengenakan tusuk konde roos, peniti intan, dan giwang yang terbuat dari berlian. Nyai juga berarti isteri (nyonya) dari Kyai (gelar ulama di Jawa), misalnya Nyai Ahmad Dahlan. Tetapi Kiai di Kalimantan merupakan gelar menteri kerajaan dan gelar kepala distrik (Lalawangan) yang bukan keturunan bangsawan (Tutus Raja), sedangkan Nyai berarti gelar untuk wanita terhormat yang bukan keturunan bangsawan, misalnya Nyai Undang, Nyai Siti Diang Lawai, Nyai Ratu Komalasari. Ratu Komalasari adalah permaisuri Sultan Adam dari Kesultanan Banjar, penambahan gelar Nyai di depan gelar 'Ratu' menunjukan bahwa dia bukan berasal dari kalangan bangsawan.
dbpedia-owl:wikiPageExternalLink
dbpedia-owl:wikiPageID
  • 46192 (xsd:integer)
dbpedia-owl:wikiPageRevisionID
  • 3092877 (xsd:integer)
dbpedia-owl:wikiPageWikiLink
dcterms:subject
rdfs:comment
  • Nyai adalah sebutan umum di Jawa Barat, khususnya bagi wanita dewasa. Namun, kata ini memiliki konotasinya lain pada zaman kolonial Hindia Belanda. Ketika itu nyai berarti gundik, selir, atau wanita piaraan para pejabat dan serdadu Belanda. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) yang diterbitkan Depdikbud pada 1989. seorang nyai memiliki kesinoniman dengan gundik dan selir.
rdfs:label
  • Nyai
http://www.w3.org/ns/prov#wasDerivedFrom
foaf:isPrimaryTopicOf
is dbpedia-owl:wikiPageWikiLink of
is foaf:primaryTopic of