Content-Length: 22476 About: Neuroplastisitas

Neuroplastisitas adalah konsep neurosains yang merujuk kepada kemampuan otak dan sistem syaraf semua spesies untuk berubah secara struktural dan fungsional sebagai akibat dari input lingkungan. Plastisitas terjadi dalam berbagai tingkatan, dari perubahan seluler yang terlibat dalam pembelajaran, hingga perubahan bersakal besar yang terlibat dalam pemetaan ulang kortikal sebagai tanggapan kepada luka.

PropertyValue
dbpedia-owl:abstract
  • Neuroplastisitas adalah konsep neurosains yang merujuk kepada kemampuan otak dan sistem syaraf semua spesies untuk berubah secara struktural dan fungsional sebagai akibat dari input lingkungan. Plastisitas terjadi dalam berbagai tingkatan, dari perubahan seluler yang terlibat dalam pembelajaran, hingga perubahan bersakal besar yang terlibat dalam pemetaan ulang kortikal sebagai tanggapan kepada luka. Bentuk plastisitas yang paling umum diakui adalah pembelajaran, memori, dan pemulihan dari luka otak. Selama abad ke-20, para ilmuwan neurosains meyakini bahwa struktur otak relatif tetap setelah periode kritis selama kecil. Keyakinan ini telah diruntuhkan oleh penemuan-penemuan terbaru yang menunjukkan bahwa banyak aspek otak yang tetap plastis bahkan hingga dewasa. Hubel dan Wiesel telah menunjukkan bahwa kolom dominasi okular di daerah visual neokortikal terendah, V1, bersifat tetap setelah periode kritis. Periode kritis juga dipelajari berkenaan dengan bahasa; data yang didapat menunjukkan bahwa jalan sensoris bersifat tetap setelah periode kritis. Namun, penelitian menentukan bahwa perubahan lingkungan dapat mengubah perilaku dan kognisi dengan mengubah koneksi antara neuron yang ada dan melalui neurogenesis di hipokampus dan bagian otak lainnya, termasuk cerebellum. Penelitian selama beberapa dasawarsa telah menunjukkan perubahan substansial dalam wilayah pemrosesan neokortikal yang terendah, dan bahwa perubahan tersebut dapat mengubah pola aktivasi neuron dalam menanggapi pengalaman. Penelitian neurologis mengindikasikan bahwa pengalaman dapat mengubah struktur fisik otak (anatomi) dan organisasi fungsional (fisiologi). Ilmuwan neurosains saat ini berupaya merekonsiliasi penelitian periode kritis yang menunjukkan ketetapan otak dengan penelitian terkini yang menunjukkan bagaimana otak bisa dan memang berubah.
dbpedia-owl:thumbnail
dbpedia-owl:wikiPageID
  • 837738 (xsd:integer)
dbpedia-owl:wikiPageRevisionID
  • 6648948 (xsd:integer)
dbpedia-owl:wikiPageWikiLink
dcterms:subject
rdfs:comment
  • Neuroplastisitas adalah konsep neurosains yang merujuk kepada kemampuan otak dan sistem syaraf semua spesies untuk berubah secara struktural dan fungsional sebagai akibat dari input lingkungan. Plastisitas terjadi dalam berbagai tingkatan, dari perubahan seluler yang terlibat dalam pembelajaran, hingga perubahan bersakal besar yang terlibat dalam pemetaan ulang kortikal sebagai tanggapan kepada luka.
rdfs:label
  • Neuroplastisitas
http://www.w3.org/ns/prov#wasDerivedFrom
foaf:depiction
foaf:isPrimaryTopicOf
is foaf:primaryTopic of