Content-Length: 19854 About: Monarkianisme

Monarkianisme merupakan sebuah istilah yang berasal dari Tertulianus untuk menyebut keyakinan bidaah yang begitu menekankan kesatuan Allah sehingga menolak Putra ilahi sebagai pribadi yang sendiri. Ajaran ini mengajarkan bahwa Bapa, Putra dan Roh Kudus adalah penampakan dari keallahan yang abstrak dan tak terjangkau. Dengan kata lain dapat dikatakan bahwa Allah memang esa dan tunggal secara mutlak. Sedangkan Anak Allah dan Roh Kudus itu hanyalah manifestasi dari Allah.

PropertyValue
dbpedia-owl:abstract
  • Monarkianisme merupakan sebuah istilah yang berasal dari Tertulianus untuk menyebut keyakinan bidaah yang begitu menekankan kesatuan Allah sehingga menolak Putra ilahi sebagai pribadi yang sendiri. Ajaran ini mengajarkan bahwa Bapa, Putra dan Roh Kudus adalah penampakan dari keallahan yang abstrak dan tak terjangkau. Dengan kata lain dapat dikatakan bahwa Allah memang esa dan tunggal secara mutlak. Sedangkan Anak Allah dan Roh Kudus itu hanyalah manifestasi dari Allah. Oknum yang menjadi manusia, menderita dan bangkit itu adalah Allah (Bapa) itu sendiri. Oleh karena itu kadangkala Monarkianisme disebut dengan patripassionisme yang berarti Bapa yang menderita. Para pengikut ajaran ini disebut dengan Monarkian. Hal ini dikarenakan mereka berpegang teguh pada kesatuan dan ketunggalan dari keilahian. Sebenarnya, monarkianisme muncul dalam usaha untuk menghindari politeisme yang terjadi pada abad kedua. Kecenderungan akan politeisme itu muncul akibat gereja yang saat itu berubah haluan dari alam pikiran Palestina ke alam pikiran Yunani. Ajaran ini terbagi dua yaitu Monarkianisme Dinamis dan Monarkianisme Modalistis.
dbpedia-owl:thumbnail
dbpedia-owl:wikiPageID
  • 676313 (xsd:integer)
dbpedia-owl:wikiPageRevisionID
  • 6635340 (xsd:integer)
dbpedia-owl:wikiPageWikiLink
dcterms:subject
rdfs:comment
  • Monarkianisme merupakan sebuah istilah yang berasal dari Tertulianus untuk menyebut keyakinan bidaah yang begitu menekankan kesatuan Allah sehingga menolak Putra ilahi sebagai pribadi yang sendiri. Ajaran ini mengajarkan bahwa Bapa, Putra dan Roh Kudus adalah penampakan dari keallahan yang abstrak dan tak terjangkau. Dengan kata lain dapat dikatakan bahwa Allah memang esa dan tunggal secara mutlak. Sedangkan Anak Allah dan Roh Kudus itu hanyalah manifestasi dari Allah.
rdfs:label
  • Monarkianisme
http://www.w3.org/ns/prov#wasDerivedFrom
foaf:depiction
foaf:isPrimaryTopicOf
is dbpedia-owl:wikiPageWikiLink of
is foaf:primaryTopic of