dbpedia-owl:abstract
|
- Artikel ini mengenai sebuah kitab dalam Perjanjian Lama. Untuk bilangan sebagai entitas matematika, lihat bilangan. Kitab Bilangan adalah kitab keempat Taurat dalam Tanakh atau Alkitab Ibrani, juga dalam Perjanjian Lama di Alkitab Kristen. Kitab ini menceritakan peristiwa-peristiwa yang dialami oleh bangsa Yahudi ketika berada selama 38 tahun di padang pasir dalam perjalanan dari tanah Mesir ke tanah Kanaan. Dalam bahasa Ibrani, kitab ini disebut be-midbar, yang artinya adalah di “daerah liar”, kata-kata pertamanya dalam kitab ini. Sedangkan kata bilangan adalah terjemahan dari septuaginta, numeri, tentang cacah jiwa bangsa Yahudi. Sensus penduduk ini tercatat dilakukan dua kali. Sensus ini hanya mencatat pria Israel berumur 20 tahun ke atas yang mampu berperang, yang berarti para wanita, anak-anak, dan manula jika dihitung dapat membuat jumlahnya dua kali lebih banyak. Sensus pertama dicatat pada pasal pertama, yaitu tahun ke-2 setelah bangsa Israel keluar dari Mesir “ Jadi semua orang Israel yang dicatat menurut suku-suku mereka, yaitu orang-orang yang berumur dua puluh tahun ke atas dan yang sanggup berperang di antara orang Israel, berjumlah [603.530 603.530] orang ” — Bilangan 1:45-46 sedangkan sensus kedua yang dilakukan sebelum bangsa Israel memasuki tanah Kanaan mencatat jumlah bangsa Israel, setelah tulah yang menyebabkan 24.000 orang mati, sebagaimana dicatat di pasal 25. “ Itulah orang-orang yang dicatat dari orang Israel, [601.730 601.730] orang banyaknya. ” — Bilangan 26:51 Di antara mereka yang dihitung tidak ada terdapat seorangpun yang dicatat Musa dan imam Harun dalam sensus pertama, sebab Tuhan telah berfirman tentang mereka: "Pastilah mereka mati di padang gurun. " Dari mereka itu tidak ada seorangpun yang masih tinggal hidup selain dari Kaleb bin Yefune dan Yosua bin Nun.
|