Content-Length: 93492 About: Kesultanan Banjar

align=center | colspan="2" | Wilayah terakhir Kesultanan Banjar antara tahun 1826-1860 yang telah menyusut, karena wilayah sekelilingnya telah diserahkan kepada perusahaan VOC Belanda oleh Sultan Banjar.

PropertyValue
dbpedia-owl:abstract
  • align=center | colspan="2" | Wilayah terakhir Kesultanan Banjar antara tahun 1826-1860 yang telah menyusut, karena wilayah sekelilingnya telah diserahkan kepada perusahaan VOC Belanda oleh Sultan Banjar. Wilayah Banjar yang lebih kuno terbentang dari Tanjung Sambar sampai Tanjung Aru |- valign=top | Berdiri | 1520-1860 |- valign=top | Didahului oleh | Kerajaan Negara Daha |- valign=top | Digantikan oleh | Pagustian |- valign=top | Ibu kota | Kuin, Banjarmasin (1520)Pemakuan (1612)Tambangan/Batang Banyu Mangapan (1622)Martapura (1632) Sungai Pangeran, Banjarmasin (1663) Kayu Tangi (1680)Bumi Kencana (1771) atau Bumi Selamat (1806) Sungai Mesa, Banjarmasin(1857)Baras Kuning (1865) |- valign=top | Bahasa | Banjar |- valign=top | Agama | Islam Sunni mazhab Syafi'i (resmi)KaharinganKonghucuNasrani |- valign=top | style="white-space: nowrap;" | Pemerintahan-Sultan pertama-Sultan terakhir | style="white-space: nowrap;" | MonarkiSultan Suriansyah (1526-1550)Sultan Muhammad Seman |- valign=top | style="white-space: nowrap;" | Sejarah-Didirikan-Zaman kejayaan-Protektorat VOC -Krisis suksesi-Akhir pemerintahan darurat | style="white-space: nowrap;" | 1520, masuk Islam 15261526-1787sejak 178718571905 |- valign=top | Catatan | |} Kesultanan Banjar atau Kesultanan Banjarmasin (berdiri 1520, dihapuskan sepihak oleh Belanda pada 11 Juni 1860. Namun rakyat Banjar tetap mengakui ada pemerintahan darurat/pelarian yang baru berakhir pada 24 Januari 1905. Namun sejak 24 Juli 2010, Kesultanan Banjar hidup kembali dengan dilantiknya Sultan Khairul Saleh. Kerajaan Banjar adalah sebuah kesultanan wilayahnya saat ini termasuk ke dalam provinsi Kalimantan Selatan, Indonesia. Kesultanan ini semula beribukota di Banjarmasin kemudian dipindahkan ke beberapa tempat dan terkahir diMartapura. Ketika beribukota di Martapura disebut juga Kerajaan Kayu Tangi. Ketika ibukotanya masih di Banjarmasin, maka kesultanan ini disebut Kesultanan Banjarmasin. Kesultanan Banjar merupakan penerus dari Kerajaan Negara Daha yaitu kerajaan Hindu yang beribukota di kota Negara, sekarang merupakan ibukota kecamatan Daha Selatan, Hulu Sungai Selatan. Bendera Negara Banjar berwarna kuning di atas hitam dalam bicolour horisontal. . * Bendera Banjar
dbpedia-owl:thumbnail
dbpedia-owl:wikiPageExternalLink
dbpedia-owl:wikiPageID
  • 44442 (xsd:integer)
dbpedia-owl:wikiPageRevisionID
  • 6719733 (xsd:integer)
dbpedia-owl:wikiPageWikiLink
dcterms:subject
rdfs:comment
  • align=center | colspan="2" | Wilayah terakhir Kesultanan Banjar antara tahun 1826-1860 yang telah menyusut, karena wilayah sekelilingnya telah diserahkan kepada perusahaan VOC Belanda oleh Sultan Banjar.
rdfs:label
  • Kesultanan Banjar
http://www.w3.org/ns/prov#wasDerivedFrom
foaf:depiction
foaf:isPrimaryTopicOf
is dbpedia-owl:wikiPageRedirects of
is dbpedia-owl:wikiPageWikiLink of
is dbpprop-id:placeOfBirth of
is dbpprop-id:placeOfBurial of
is dbpprop-id:placeOfDeath of
is foaf:primaryTopic of