Content-Length: 18504 About: Kekristenan di Filipina

Kekristenan di Filipina masuk bersamaan dengan penjajahan bangsa Spanyol, lalu semakin berkembang di Filipina bagian utara. Denominasi Gereja yang pertama kali masuk ke Filipina adalah Gereja Katolik Roma. Kekristenan di Filipina berkembang dengan metode "reduksi", yaitu metode memindahkan orang-orang dari desa ke kota-kota secara terpencar. Para rahib Spanyol, selain memberikan penginjilan, juga menjadi salah satu kaki tangan utama dari penjajahan yang dilakukan oleh bangsa Spanyol.

PropertyValue
dbpedia-owl:abstract
  • Kekristenan di Filipina masuk bersamaan dengan penjajahan bangsa Spanyol, lalu semakin berkembang di Filipina bagian utara. Denominasi Gereja yang pertama kali masuk ke Filipina adalah Gereja Katolik Roma. Kekristenan di Filipina berkembang dengan metode "reduksi", yaitu metode memindahkan orang-orang dari desa ke kota-kota secara terpencar. Para rahib Spanyol, selain memberikan penginjilan, juga menjadi salah satu kaki tangan utama dari penjajahan yang dilakukan oleh bangsa Spanyol. Oleh karena itu, para rahib pada masa ini juga menjadi sasaran kebencian rakyat Filipina. Walaupun demikian, tidak seluruhnya para misionaris memberikan pengaruh yang serupa, misalnya saja Pedro Chirino yang berhasil mengkristenkan banyak orang. Pada tahun 1898, bersamaan dengan proklamasi kemerdekaan Filipina, sebuah denominasi gereja baru bernama Gereja Mandiri Filipina melepaskan diri dari Gereja Katolik Roma. Setelah Spanyol, Amerika Serikat datang sebagai penjajah kedua di Filipina. Walaupun undang-undang Amerika memisahkan masalah gereja dengan negara, namun di Filipina, penginjilan dilaksanakan melalui badan misi swasta. Pada masa ini, Gereja Protestan mengalami perkembangan yang cukup pesat, terutama Gereja Metodis.
dbpedia-owl:thumbnail
dbpedia-owl:wikiPageID
  • 711522 (xsd:integer)
dbpedia-owl:wikiPageRevisionID
  • 6716726 (xsd:integer)
dbpedia-owl:wikiPageWikiLink
dcterms:subject
rdfs:comment
  • Kekristenan di Filipina masuk bersamaan dengan penjajahan bangsa Spanyol, lalu semakin berkembang di Filipina bagian utara. Denominasi Gereja yang pertama kali masuk ke Filipina adalah Gereja Katolik Roma. Kekristenan di Filipina berkembang dengan metode "reduksi", yaitu metode memindahkan orang-orang dari desa ke kota-kota secara terpencar. Para rahib Spanyol, selain memberikan penginjilan, juga menjadi salah satu kaki tangan utama dari penjajahan yang dilakukan oleh bangsa Spanyol.
rdfs:label
  • Kekristenan di Filipina
http://www.w3.org/ns/prov#wasDerivedFrom
foaf:depiction
foaf:isPrimaryTopicOf
is dbpedia-owl:wikiPageWikiLink of
is foaf:primaryTopic of