Content-Length: 21905 About: Kayu Tangi

Kayu Tangi atau Cagu-Tangie atau Caytongee atau Caytonge atau Cotatengah (Karang Tengah) atau Caytonja adalah nama tempat yang menjadi lokasi ibukota Kesultanan Banjar pada masa Sultan Tahlilullah, yang sekarang menjadi bagian dari Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Keraton Pangeran Suria Angsa /Raja Kayu Tangi (Caytonge atau Cotatengah) berjarak 80 mil dari muara sungai Banjar (sungai Barito).

PropertyValue
dbpedia-owl:abstract
  • Kayu Tangi atau Cagu-Tangie atau Caytongee atau Caytonge atau Cotatengah (Karang Tengah) atau Caytonja adalah nama tempat yang menjadi lokasi ibukota Kesultanan Banjar pada masa Sultan Tahlilullah, yang sekarang menjadi bagian dari Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Keraton Pangeran Suria Angsa /Raja Kayu Tangi (Caytonge atau Cotatengah) berjarak 80 mil dari muara sungai Banjar (sungai Barito). Sedangkan istana Sultan Negara (Pangeran Suria Negara) terdapat di Kota Martapura (Metapoora) yang berjarak sekitar 10 mil dari istana Raja Kayu Tangi. Ketika berada di Kayu Tangi nama Kesultanan Banjar disebut Kerajaan Kayu Tangi pada masa Sultan Tahlilullah (Suria Angsa/Amirullah Bagus Kasuma), yang sering disebut Sultan dari Kayu Tangi yang berkuasa kembali sejak tahun 1680 setelah berhasil membinasakan Sultan Agung (Pangeran Surianata II) dan anaknya Pangeran Dipati. Kayu Tangi menjadi ibukota kesultanan Banjar sejak Sultan Tahlilullah hingga Sunan Nata Alam. Sejak tahun 1771, Sunan Nata Alam kembali memindah ibukota ke Martapura, yang mendapat nama baru Bumi Selamat. Sebelum di Kayu Tangi ibukota kesultanan Banjar berada di Sungai Pangeran sejak tahun 1663 sampai 1679 pada masa Sultan Agung. Sebelumnya lagi sejak tahun 1632 pada masa Sultan Mustain Billah hingga Sultan Rakyatullah ibukota Kesultanan Banjar berada di Martapura, sehingga rajanya sering disebut Raja Martapura. Nama Martapura diberikan oleh Sultan Mustain Billah, untuk lokasi kompleks keraton yang baru didirikannya saat itu sebagai ganti ibukota lama yang dihancurkan VOC tahun 1612. Lokasi Kayu Tangi di sebelah hulu dari lokasi Martapura. Nama daerah Kayu Tangi lebih tua dari nama Martapura. Dapat dikatakan Martapura didirikan di dalam kawasan Kayu Tangi. Nama sungai Martapura sebelumnya adalah sungai Kayu Tangi. Nama Martapura diberikan oleh Sultan Banjar IV Sultan Mustainbillah untuk lokasi keraton yang baru didirikan pada masa itu (sekitar tahun 1632). Saat ini, istilah Kayu Tangi dipakai untuk penamaan daerah baru untuk kawasan di sepanjang Jalan Brigjend. Hasan Basry, Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin.
dbpedia-owl:wikiPageID
  • 675717 (xsd:integer)
dbpedia-owl:wikiPageRevisionID
  • 6166204 (xsd:integer)
dbpedia-owl:wikiPageWikiLink
dcterms:subject
rdfs:comment
  • Kayu Tangi atau Cagu-Tangie atau Caytongee atau Caytonge atau Cotatengah (Karang Tengah) atau Caytonja adalah nama tempat yang menjadi lokasi ibukota Kesultanan Banjar pada masa Sultan Tahlilullah, yang sekarang menjadi bagian dari Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Keraton Pangeran Suria Angsa /Raja Kayu Tangi (Caytonge atau Cotatengah) berjarak 80 mil dari muara sungai Banjar (sungai Barito).
rdfs:label
  • Kayu Tangi
http://www.w3.org/ns/prov#wasDerivedFrom
foaf:isPrimaryTopicOf
is dbpedia-owl:wikiPageWikiLink of
is foaf:primaryTopic of