Content-Length: 29193 About: Gusti Jamhar Akbar

Gusti Jamhar Akbar adalah seniman Indonesia, khususnya dalam bidang seni bertutur, yakni Lamut. Dialah seniman yang sampai sekarang setia balamut (memainkan seni lamut). Jamhar menjadi pelamutan (orang yang menyampaikan cerita lamut) sejak umur 10 tahun. Ia menekuni kesenian ini selama 54 tahun. Kepandaian balamut dia dapatkan karena sejak kecil selalu diajak bapaknya bermain lamut. Dalam keluarga Jamhar, kesenian ini diwariskan secara turun-temurun. Dia adalah keturunan keempat.

PropertyValue
dbpedia-owl:abstract
  • Gusti Jamhar Akbar adalah seniman Indonesia, khususnya dalam bidang seni bertutur, yakni Lamut. Dialah seniman yang sampai sekarang setia balamut (memainkan seni lamut). Jamhar menjadi pelamutan (orang yang menyampaikan cerita lamut) sejak umur 10 tahun. Ia menekuni kesenian ini selama 54 tahun. Kepandaian balamut dia dapatkan karena sejak kecil selalu diajak bapaknya bermain lamut. Dalam keluarga Jamhar, kesenian ini diwariskan secara turun-temurun. Dia adalah keturunan keempat. Pertama kesenian lamut dikuasai oleh datunya (buyut), Raden Ngabe Jayanegara dari Yogyakarta. Raden Ngabe belajar lamut saat menjadi utusan Kerajaan Banjar yang bertugas di Amuntai, kini ibu kota Kabupaten Hulu Sungai Utara. Masa keemasan Jamhar mulai tahun 1960-an hingga 1985-an. Saat itu, setiap kali ia memainkan lamut, penonton berdesakan. Mereka tak beranjak semalam suntuk mendengarkan kisahnya. Pada masa itu hampir setiap malam ia diundang warga untuk balamut. Undangan tak hanya di Kalsel, tetapi dia berlamut sampai ke Jakarta, Surabaya, dan beberapa kota di Kalimantan Tengah. Pada masa itu Jamhar hanya bisa istirahat pada malam jumat. Cerita lamut yang dibawakan Jamhar bisa dimainkan bersambung selama 27 malam. Cerita dia kembangkan berdasarkan perjalanan hidupnya. Belakangan ia hanya balamut untuk satu malam, selama sekitar lima jam. Dalam balamut, ia sisipkan pesan moral, kritik, dan saran. "Kini yang mengundang lamut sudah jarang, sebulan paling banyak tiga," tutur pelamutan yang pernah menerima honor Rp 1 juta setiap sekali main ini. Di Banjarmasin, selain Jamhar, Gusti Nafsiah yang tinggal di Kampung Melayu juga bermain teater tutur ini. Nafsiah pernah ikut dengan Jamhar sebelum bermain sendiri. Seni lamut bisa dikatakan bernasib malang karena kini di ambang punah. Satu per satu pelamutan meninggal dunia, sementara proses pewarisan dan regenerasi kesenian itu mandek. Seni berkisah itu juga semakin ditinggalkan karena generasi muda tak lagi tertarik memainkannya. Karena itulah, meski sudah tua, Jamhar terus memainkan lamut di Radio Republik Indonesia (RRI) Banjarmasin, setiap Jumat malam. Kegiatan ini ia jalani dalam dua tahun terakhir. Sebelumnya, Jamhar juga balamut di Radio Nirwana, Banjarmasin, selama enam tahun. Jamhar mengibaratkan lamut sebagai anak tiri yang tersisihkan. Pada 1982 di Kalsel ada 112 pelamutan. Kala itu, Jamhar, yang berusia 40 tahun, termasuk pelamutan muda. Kini, tak ada organisasi atau lembaga yang peduli kepada lamut, apalagi membina munculnya pelamutan baru. Lamut semakin meredup seiring masuknya berbagai musik modern. "Lamut makin ditinggalkan orang setelah karaoke sampai ke desa-desa. Di Banjarmasin hanya saya dan Gusti Nafsiah. Salah satu anak saya masih malu memainkannya," ucapnya. "Hanya satu-dua jam saya balamut. Warga harus tahu lamut masih ada. Kesenian ini sangat berharga bagi Kalsel," kata Jamhar yang mendapat honor siaran Rp 350.000 per bulan.
dbpedia-owl:birthPlace
dbpedia-owl:country
dbpedia-owl:occupation
dbpedia-owl:thumbnail
dbpedia-owl:wikiPageID
  • 523279 (xsd:integer)
dbpedia-owl:wikiPageRevisionID
  • 3319475 (xsd:integer)
dbpedia-owl:wikiPageWikiLink
dbpprop-id:birthplace
  • Alalak, Indonesia
dbpprop-id:children
  • Nur Aina
  • Ruwaida
  • Mahrita
  • Pansurna
  • Aminin
  • Mursalin
dbpprop-id:image
  • Gusti Jamhar Akbar.jpg
dbpprop-id:name
  • Gusti Jamhar Akbar
dbpprop-id:occupation
dbpprop-id:othername
  • Kai Jamhar
dbpprop-id:parents
  • Raden Rosmono
  • Gusti Ardiani
dbpprop-id:spouse
  • Nur Asia
dcterms:subject
rdf:type
rdfs:comment
  • Gusti Jamhar Akbar adalah seniman Indonesia, khususnya dalam bidang seni bertutur, yakni Lamut. Dialah seniman yang sampai sekarang setia balamut (memainkan seni lamut). Jamhar menjadi pelamutan (orang yang menyampaikan cerita lamut) sejak umur 10 tahun. Ia menekuni kesenian ini selama 54 tahun. Kepandaian balamut dia dapatkan karena sejak kecil selalu diajak bapaknya bermain lamut. Dalam keluarga Jamhar, kesenian ini diwariskan secara turun-temurun. Dia adalah keturunan keempat.
rdfs:label
  • Gusti Jamhar Akbar
http://www.w3.org/ns/prov#wasDerivedFrom
foaf:depiction
foaf:isPrimaryTopicOf
foaf:name
  • Gusti Jamhar Akbar
is dbpedia-owl:wikiPageWikiLink of
is foaf:primaryTopic of