Content-Length: 41087 About: Glenn Seaborg

Glenn Theodore Seaborg ({{{lang-sv}}}Glenn Teodor Sjöberg}}}) adalah seorang kimiawan Amerika Serikat yang terlibat dalam pengenalan 9 unsur transuranium (94 hingga 102), dan ia menjabat sebagai ketua Komisi Energi Atom Amerika Serikat dari 1961 hingga 1971. Ia juga menjadi penasihat presiden Amerika Serikat dalam kebijakan energi nuklir, dari Presiden Truman hingga Clinton. Seaborg juga bersumbangsih dalam pengendalian persenjataan nuklir.

PropertyValue
dbpedia-owl:abstract
  • Glenn Theodore Seaborg ({{{lang-sv}}}Glenn Teodor Sjöberg}}}) adalah seorang kimiawan Amerika Serikat yang terlibat dalam pengenalan 9 unsur transuranium (94 hingga 102), dan ia menjabat sebagai ketua Komisi Energi Atom Amerika Serikat dari 1961 hingga 1971. Ia juga menjadi penasihat presiden Amerika Serikat dalam kebijakan energi nuklir, dari Presiden Truman hingga Clinton. Seaborg juga bersumbangsih dalam pengendalian persenjataan nuklir. Ia adalah salah satu penandatangan Franck Report, dan ia juga berkontribusi dalam penerbitan perjanjian-perjanjian pengendalian nuklir lainnya, seperti Limited Test Ban Treaty, Nuclear Non-Proliferation Treaty, dan Comprehensive Test Ban Treaty. Pada 1951 ia menerima Hadiah Nobel Kimia dengan fisikawan Edwin Mattison McMillan atas jasa-jasanya dalam menemukan unsur-unsur transuranium, yang menghasilkan Konsep Aktinida, yang akhirnya membuahkan unsur-unsur aktinida dalam tabel periodik unsur, seperti berkelium, kurium, amerisium, plutonium, dan sebagainya. Ia juga menemukan satu unsur lain yang kemudian dinamai seaborgium, sesuai namanya sendiri. Lahir di Michigan, Seaborg menerima gelar sarjana di Universitas California, Los Angeles dan gelar doktor dalam kimia dari Universitas California, Berkeley. Ia kemudian menjabat sebagai asisten peneliti kepada Gilbert Newton Lewis dan akhirnya menjadi penasihat dan profesor di universitas tersebut . Ia bekerja giat di Berkeley selama 2 masa signifikan: pertama ikut serta dalam Proyek Manhattan di Universitas Chicago dari 1942 hingga 1946 dan kemudian lagi untuk kursi dalam United States Atomic Energy Commission—sehingga ia kembali ke Berkeley. Pada 1940 Edwin M. McMillan, dibantu oleh Philip Abelson, menyatakan dan menjelaskan fenomena penggabungan nuklir yang dikemukakan oleh Otto Hahn dan Fritz Strassmann pada 1939. Secara spesifik, ia mengenali unsur ke-93, neptunium, di antara produk pemisahan uranium, yang dibombardir dengan neutron yang diproduksi dari deuteron menggunakan siklotron kecil di Berkeley. Edwin McMillan juga meramalkan adanya unsur ke-94, plutonium, yang diperkirakannya ditemukan di antara produk uranium dengan bombardemen deuteron langsung. Namun, McMillan mendadak dipanggil keluar untuk mengerjakan karya perang, yaitu riset teknologi radar, dan akhirnya bergabung dengan program di Los Alamos untuk membuat bom nuklir. Setelah PD II, reputasi ilmiahnya meningkat dengan sumbangan pentingnya pada teori pemercepat partikel. Seaborg dan para koleganya, yang mengambil alih proyek McMillan, segera menemukan plutonium dengan nomor massa 238. Penelitian lanjutan menimbulkan produksi isotop 239 yang amat sedikit di awal 1941. Plutonium-239 ditunjukkan dapat berpisah dengan bombardemen dengan neutron lambat dan kemudian menjadi bahan baru sehingga bom nuklir bisa dibuat. Dari saat itu para ilmuwan baru sudah tau uranium-235 untuk tujuan ini. Kemudian Seaborg bergabung dengan Manhattan Project untuk bekerja pada rencana memproduksi plutonium-239 untuk bom—yang dijatuhkan di Nagasaki. Malah sebelum perang berakhir, ia mengubah perhatiannya pada unsur transuranium lanjutan, mengembangkan kelompok transisi aktinida dalam tabel periodik. Di U.S. Atomic Energy Commission, Seaborg banyak terlibat dalam urusan kendali senjata dan pengaturan nuklir—mencoba mengatur kekuatan inti atom bahwa karya ilmiahnya telah diungkap. Di antara para kimiawan ia tak biasa menulis sejarah pengembangan epik di mana ia terlibat agar publik bisa bijaksana atas pengalamannya. Dengan Benjamin S. Loeb ia menulis serial sejarah, yang pertama ialah Kennedy, Khrushchev, and the Test Ban. Penemuan-penemuannya yang lain adalah isotop besi, yaitu Fe-59, yang digunakan untuk mempelajari hemoglobin pada darah manusia, isotop iodin, yaitu I-131, digunakan pada pengobatan penyakit gondok.
dbpedia-owl:wikiPageExternalLink
dbpedia-owl:wikiPageID
  • 132805 (xsd:integer)
dbpedia-owl:wikiPageRevisionID
  • 6632507 (xsd:integer)
dbpedia-owl:wikiPageWikiLink
dcterms:subject
rdfs:comment
  • Glenn Theodore Seaborg ({{{lang-sv}}}Glenn Teodor Sjöberg}}}) adalah seorang kimiawan Amerika Serikat yang terlibat dalam pengenalan 9 unsur transuranium (94 hingga 102), dan ia menjabat sebagai ketua Komisi Energi Atom Amerika Serikat dari 1961 hingga 1971. Ia juga menjadi penasihat presiden Amerika Serikat dalam kebijakan energi nuklir, dari Presiden Truman hingga Clinton. Seaborg juga bersumbangsih dalam pengendalian persenjataan nuklir.
rdfs:label
  • Glenn Seaborg
http://www.w3.org/ns/prov#wasDerivedFrom
foaf:isPrimaryTopicOf
is dbpedia-owl:wikiPageRedirects of
is dbpedia-owl:wikiPageWikiLink of
is foaf:primaryTopic of