Content-Length: 35258 About: Gagak banggai

Gagak banggaiatau Corvus unicolor, adalah anggota dari gagak dari famili Banggai di Indonesia. Gagak ini terdaftar sebagai Spesies Kritis oleh IUCN dan pernah dianggap punah, namun akhirnya ditemukan kembali pada survei di Pulau Peleng pada 2007/2008. Biasanya gagak ini diangap sebagai subspesies dari Corvus enca, namun bulunya yang hitam legam menyerupai gagak Piping secara keseluruhan.

PropertyValue
dbpedia-owl:abstract
  • Gagak banggaiatau Corvus unicolor, adalah anggota dari gagak dari famili Banggai di Indonesia. Gagak ini terdaftar sebagai Spesies Kritis oleh IUCN dan pernah dianggap punah, namun akhirnya ditemukan kembali pada survei di Pulau Peleng pada 2007/2008. Biasanya gagak ini diangap sebagai subspesies dari Corvus enca, namun bulunya yang hitam legam menyerupai gagak Piping secara keseluruhan. Banggai merupakan gagak yang berukuran sedang dengan panjang 39 cm dan benar-benar hitam dengan iris mata yang gelap dan ekor pendek. Selama lebih dari satu abad gagak Banggai hanya ditemukan dua spesies yang ada di sebuah pulau tidak dikenal di kepulauan Banggai antara 1884/1885. Kunjungan ke kepulauan ini pada 1991 dan 1996 tidak temukan lagi burung gagak Banggai, sehingga orang menganggap burung ini telah punah. Selama survei yang dilakukan antara 2007-2008 yang sebagian dibiyayai oleh Zoological Society for the Conservation of Species and Populations (Jerman), burung ini berulang kali terlihat di pulau Peleng. Dan ornitologis Indonesia Muhammad Indrawan memfoto dua spesies banggai tersebut. Total penduduk di pulau ini diperkirankan sekitar 500 orang, tinggal di hutan pegunungan pada ketinggian di atas 500 m. Penurunan populasi gagak Banggai disebabkan karena hilangnya habitat dan degradasi seperti pertanian dan ekstrasi. Burung ini tetap menjadi teka-teki untuk waktu yang lama. Terdaftar sebagai spesies rentan pada 1994 pada IUCN Red List, burung ini berstatus sebagai rentan pada 2000. Dan pada 2006, gagak ini lebih lanjut terdaftar sebagai satwa mungkin punah. Untung hal ini tidak benar dan statusnya diganti lagi menjadi kritis pada 2007 Red List.
dbpedia-owl:binomialAuthority
dbpedia-owl:class
dbpedia-owl:family
dbpedia-owl:genus
dbpedia-owl:kingdom
dbpedia-owl:order
dbpedia-owl:phylum
dbpedia-owl:wikiPageExternalLink
dbpedia-owl:wikiPageID
  • 443969 (xsd:integer)
dbpedia-owl:wikiPageRevisionID
  • 6803433 (xsd:integer)
dbpedia-owl:wikiPageWikiLink
dbpprop-id:binomial
  • Corvus unicolor
dbpprop-id:classis
dbpprop-id:downloaded
  • 19 (xsd:integer)
dbpprop-id:familia
dbpprop-id:genus
  • Corvus
dbpprop-id:id
  • 146647 (xsd:integer)
dbpprop-id:name
  • Gagak banggai
dbpprop-id:ordo
dbpprop-id:phylum
dbpprop-id:regnum
dbpprop-id:species
  • C. unicolor
dbpprop-id:status
  • CR
dbpprop-id:statusSystem
  • iucn3.1
dbpprop-id:synonyms
  • Corvus enca unicolor
  • Gazzola unicolor
dbpprop-id:title
  • Corvus unicolor
dbpprop-id:year
  • 2009 (xsd:integer)
dcterms:subject
rdf:type
rdfs:comment
  • Gagak banggaiatau Corvus unicolor, adalah anggota dari gagak dari famili Banggai di Indonesia. Gagak ini terdaftar sebagai Spesies Kritis oleh IUCN dan pernah dianggap punah, namun akhirnya ditemukan kembali pada survei di Pulau Peleng pada 2007/2008. Biasanya gagak ini diangap sebagai subspesies dari Corvus enca, namun bulunya yang hitam legam menyerupai gagak Piping secara keseluruhan.
rdfs:label
  • Gagak banggai
http://www.w3.org/ns/prov#wasDerivedFrom
foaf:isPrimaryTopicOf
foaf:name
  • Gagak banggai
is dbpedia-owl:wikiPageRedirects of
is dbpedia-owl:wikiPageWikiLink of
is foaf:primaryTopic of