Content-Length: 34343 About: Eustache II, Pangeran Boulogne

Eustache II, (tahun 1015-1020 – tahun 1087) merupakan seorang Pangeran Boulogne dari tahun 1049–1087, yang berperang di pihak Normandia pada Pertempuran Hastings, dan setelah itu menerima penghargaan besar di Inggris. Ia merupakan salah satu dari beberapa sahabat sejati Guillaume sang Penakluk. Ia merupakan putra Eustache I. Istri pertamanya adalah Goda, putri Raja Inggris Æthelred II, dan saudari Ēadƿeard se Andettere.

PropertyValue
dbpedia-owl:abstract
  • Eustache II, (tahun 1015-1020 – tahun 1087) merupakan seorang Pangeran Boulogne dari tahun 1049–1087, yang berperang di pihak Normandia pada Pertempuran Hastings, dan setelah itu menerima penghargaan besar di Inggris. Ia merupakan salah satu dari beberapa sahabat sejati Guillaume sang Penakluk. Ia merupakan putra Eustache I. Istri pertamanya adalah Goda, putri Raja Inggris Æthelred II, dan saudari Ēadƿeard se Andettere. Goda wafat sekitar tahun 1047, dan ia segera menikah lagi (sekitar tahun 1049). Dari pernikahan keduanya dengan Ide dari Lorraine, Eustache memiliki 3 orang putra, Eustache III, Pangeran Boulogne berikutnya, dan Godefroy dari Bouillon dan Baudouin, keduanya kemudian menjadi penguasa Yerusalem. Pada tahun 1048 Eustache bergabung dengan ayah mertuanya memberontak melawan Kaisar Heinrich III, Kaisar Romawi Suci. Tahun berikutnya Eustache dikucilkan oleh Paus Leo IX karena melakukan pernikahan di antara kerabat. Hal ini dilakukan Paus atas prakarsa Heinrich III. Pemberontakan tersebut gagal, dan pada tahun 1049 Eustache dan Godefroy menyerah kepada Heinrich III. Eustache mengunjungi Inggris pada tahun 1051, dan dengan hormat diterima di istana Pengakuan. Edward dan Eustache adalah bekas saudara ipar dan masih tetap bersekutu secara politik. Di lain pihak figur berkuasa di Inggris, Earl Gōdwine, baru-baru saja menikahkan putranya Tostig dengan putri saingan Eustache Pangeran Flandria. Lebih dari itu putra Gōdwine Swegen berselisih dengan anak tiri Eustache Ralph yang Pemalu. Pertempuran dimana Eustache dan para pengikutnya menjadi terlibat dengan warga Dover memimpin perdebatan serius antara raja dan Gōdwine. Kemudian, untuk yuridikasi bangsa Dover telah dikenakan, menolak untuk menghukum mereka. Ketidak hormatannya kepada otoritas dijadikan alasan untuk melarang dirinya dan keluarganya. Mereka meninggalkan Inggris, namun kembali pada tahun berikutnya (tahun 1052) dengan pasukan besar, dibantu oleh suku Flandria. Pada tahun 1052 Guillaume dari Talou memberontak melawan keponakannya Guillaume dari Normandia. Eustache mungkin saja terlibat baik di dalam pemberontakan ini, meskipun tidak ada bukti yang spesifik, untuk setelah Guillaume dari Talou menyerah ia melarikan diri ke istana Boulonnais. Tahun-tahun berikutnya masih melihat kemajuan lebih lanjut oleh saingan dan musuh Eustache. Pangeran Baudouin dari Flandria mengukuhkan kuasanya atas wilayah-wilayah yang telah ia caplok ke timur. Pada tahun 1060 ia menjadi tutor keponakannya Philippe I dari Perancis. Sebaliknya anak tiri Eustache Walter dari Mantes gagal di dalam upayanya menuntut Provinsi Maine. Ia ditangkap oleh Normandia dan wafat tak lama kemudian oleh suatu kejadian misterius. Kejadian-kejadian ini terbukti menyebabkan pergantian di dalam kesetiaan politik Eustache, ia kemudian menjadi seorang partisipan yang penting di dalam penaklukan Normandia di Inggris pada tahun 1066. Ia berperang di Hastings, meskipun sumber bervariasi mengenai perincian yang dilakukannya di dalam perang. Sumber menjelaskan bahwa Eustache hadir, dengan William si Anak Haram di dalam insiden Malfosse segera setelah pertempuran, dimana seorang suku Sachen, yang berpura-pura mati melompat dan menyerangnya, dan mungkin dibunuh sebelum ia dapat mencapai William. Eustache menerima wilayah yang besar yang diberikan setelah itu, yang disarankan ia mengkontribusikan dengan cara lainnya, mungkin dengan menyediakan kapal-kapal. Pada tahun berikutnya, mungkin karea ia tidak puas dengan bagian dari jarahannya, ia membantu suku [[Kent]-nya] di dalam usahanya untuk merebut [[Puri Dover|Kent]-nya] di dalam usahanya untuk merebut Puri Dover. Konspirasi tersebut gagal, dan Eustache dihukum untuk menghilangkan wilayah feodalnya. Akhirnya ia berdamai dengan sang Penakluk, yang memulihkan sebagian tanah yang disita. Eustache wafat pada sekitar tahun 1087, dan digantikan oleh putranya, Eustache III. Ia telah mengemukakan bahwa Eustache adalah pelindung Permandani Bayeux. Eustache digambarkan di dalam layar oleh Leslie Bradley di dalam film Lady Godiva of Coventry (1955) dan oleh Joby Blanshard pada dua bagian BBC permainan TV Conquest (1966), bagian dari serial Theatre 625.
dbpedia-owl:thumbnail
dbpedia-owl:wikiPageExternalLink
dbpedia-owl:wikiPageID
  • 647219 (xsd:integer)
dbpedia-owl:wikiPageRevisionID
  • 6763698 (xsd:integer)
dbpedia-owl:wikiPageWikiLink
dbpprop-id:after
dbpprop-id:before
dbpprop-id:title
dbpprop-id:years
  • 1049 (xsd:integer)
dcterms:subject
rdfs:comment
  • Eustache II, (tahun 1015-1020 – tahun 1087) merupakan seorang Pangeran Boulogne dari tahun 1049–1087, yang berperang di pihak Normandia pada Pertempuran Hastings, dan setelah itu menerima penghargaan besar di Inggris. Ia merupakan salah satu dari beberapa sahabat sejati Guillaume sang Penakluk. Ia merupakan putra Eustache I. Istri pertamanya adalah Goda, putri Raja Inggris Æthelred II, dan saudari Ēadƿeard se Andettere.
rdfs:label
  • Eustache II, Pangeran Boulogne
http://www.w3.org/ns/prov#wasDerivedFrom
foaf:depiction
foaf:isPrimaryTopicOf
is dbpedia-owl:spouse of
is dbpedia-owl:wikiPageRedirects of
is dbpedia-owl:wikiPageWikiLink of
is dbpprop-id:after of
is dbpprop-id:before of
is dbpprop-id:spouse of
is foaf:primaryTopic of