Content-Length: 18055 About: Didymus Si Buta

Didymus Si Buta adalah seorang penulis spiritual, teolog, dan penafsir Alkitab. Sejak berusia 4 tahun dia sudah mengalami kebutaan. Didymus sangat menentang Manikheisme dan Arianisme. Tafsiran-tafsirannya terhadap Kitab Suci memberikan sumbangan berharga bagi tradisi eksegesis Yunani. Sejak lama, ia telah menghapalkan argumen-argumen teologis dan filosofis ketika teks-teks Alkitab dibacakan kepadanya.

PropertyValue
dbpedia-owl:abstract
  • Didymus Si Buta adalah seorang penulis spiritual, teolog, dan penafsir Alkitab. Sejak berusia 4 tahun dia sudah mengalami kebutaan. Didymus sangat menentang Manikheisme dan Arianisme. Tafsiran-tafsirannya terhadap Kitab Suci memberikan sumbangan berharga bagi tradisi eksegesis Yunani. Sejak lama, ia telah menghapalkan argumen-argumen teologis dan filosofis ketika teks-teks Alkitab dibacakan kepadanya. Sementara, pemurnian manusia itu sendiri sudah dimulai dengan air baptis.[2 2] Mengenai pemahaman tentang apokatastasis atau pemulihan segala sesuatu baik dalam wujud asli atau rohani, Didymus berpegang pada ajaran Origenes. Menurutnya, tidak ada orang yang berdosa yang akan hidup pada masa mendatang karena dosa akan segala berakhir. Ia bahkan memandang malaikat-malaikat yang sebelumnya telah jatuh tetap memiliki kerinduan untuk diselamatkan dan memang mereka ditebus oleh Kristus. Ia yakin bahwa hukuman Allah terhadap manusia tujuannya adalah untuk mendidik, melatih dan menguji manusia. Dari Origenes pula Didymus mengikuti gagasan api penyucian. Manusia akan dimurnikan oleh api rohani yang berasal dari Allah. Sementara, pemurnian manusia itu sendiri sudah dimulai dengan air baptis.
dbpedia-owl:thumbnail
dbpedia-owl:wikiPageID
  • 713930 (xsd:integer)
dbpedia-owl:wikiPageRevisionID
  • 6727395 (xsd:integer)
dbpedia-owl:wikiPageWikiLink
dcterms:subject
rdfs:comment
  • Didymus Si Buta adalah seorang penulis spiritual, teolog, dan penafsir Alkitab. Sejak berusia 4 tahun dia sudah mengalami kebutaan. Didymus sangat menentang Manikheisme dan Arianisme. Tafsiran-tafsirannya terhadap Kitab Suci memberikan sumbangan berharga bagi tradisi eksegesis Yunani. Sejak lama, ia telah menghapalkan argumen-argumen teologis dan filosofis ketika teks-teks Alkitab dibacakan kepadanya.
rdfs:label
  • Didymus Si Buta
http://www.w3.org/ns/prov#wasDerivedFrom
foaf:depiction
foaf:isPrimaryTopicOf
is dbpedia-owl:wikiPageRedirects of
is dbpedia-owl:wikiPageWikiLink of
is foaf:primaryTopic of