Content-Length: 22014 About: Choan-Seng Song

Choan-Seng Song adalah teolog Taiwan. Song berpendapat bahwa teologi Kristen harus bisa dimengerti orang-orang Asia sesuai dengan konteks Asia. Teologi Barat memperlihatkan Allah Barat, sehingga penjelasan tentang Allah tidak sesuai dengan keadaan orang Kristen Asia. Teologi Barat yang digunakan oleh orang Asia terdapat unsur filsafat dan budaya Barat. Allah Kristen bukan hanya menjadi Allah untuk orang Barat, tetapi juga Allah bagi orang-orang Asia.

PropertyValue
dbpedia-owl:abstract
  • Choan-Seng Song adalah teolog Taiwan. Song berpendapat bahwa teologi Kristen harus bisa dimengerti orang-orang Asia sesuai dengan konteks Asia. Teologi Barat memperlihatkan Allah Barat, sehingga penjelasan tentang Allah tidak sesuai dengan keadaan orang Kristen Asia. Teologi Barat yang digunakan oleh orang Asia terdapat unsur filsafat dan budaya Barat. Allah Kristen bukan hanya menjadi Allah untuk orang Barat, tetapi juga Allah bagi orang-orang Asia. Sebaliknya, Orang-orang Asia harus dapt membentuk teologi Kristen Asia sendiri. Teologi Kristen Asia dapat dibangun melalui pengalaman sehari-hari yang dialami oleh orang-orang Asia. Oramng-orang Kristen di Asia harus melatih diri untuk melihat Kristus dalam pengalamannya sendiri. Song tidak hanya menganjurkan teologi Kristen untuk orang Asia, tetapi Song juga memiliki pemikiran mengenai misiologi Kristen. Song mengatakan bahwa Misiologi Kristen seharusnya dilihat dan dititikberakan pada penciptaan Tuhan atas dunia ini. Hal yang menjadi penitikberatan atas misiologi dapat menjadikan kekristenan tetap hadir di tengah dunia yang majemuk khususnya dalam hal agama. Kekristenan diharapkan mampu untuk mengaktualisasikan diri dengan berbagai bentuk kehidupan sosial, budaya, dan agama. Dalam seluruh Alkitab terlihat kisah di mana Allah bersekutu dan akrab dengan ciptaan-Nya. Pengorbanan dan kematian Yesus di kayu Salib merupakan wujud hubungan baru bagi seluruh ciptaan-Nya. Hubungan yang tidak hanya berdasarkan hubungan darah atau pun ras, tetapi juga hubungan yang melamaui daerah, ras, dan agama. Allah bukan lagi milik satu bangsa, tetapi milik setiap orang yang mempercayai-Nya. Yesus bukan hanya lagi orang Nazaret dan milik orang Yahudi saja, tetapi Yesus adalah realitas dari tiap daerah yang beraneka-ragam. Yesus bukanlah kemewahan yang ada saat itu tengah menindas kaum miskin, tetapi Yesus juga adalah kebudayaan dari masyarakat rendah. Dalam kebudayaan yang seperti itu, manusia baru dapat bertemu dengan Kristus yang sesungguhnya. Kristus yang tidak menganggap rendah orang-orang terpinggirkan, tetapi Yesus yang seperti para nabi yang merasakan sakit dan penderitaan (ketika ditahbiskan). Yesus adalah sosok yang iba pada suara-suara rintisan dan rataan dari orang-orang yang tertindas. Sebagai pengikut Kristus, orang dituntut untuk percaya dan berpengharapan dalam menjalani kehidupan ni, sebagai bukti dari iman pada Kristus. Misi kekristenan kini bukan hanya milik orang-orang Yahudi, sebaliknya orang-orang Yahudi seharusnya sudah dapat membuka diri terhadap keberadaan bangsa lain. Dari kisah tentang tikus yang dapat memperoleh simpati dari kekaguman dari banyak orang ketika besar tubuhnya dibandingkan dengan sapi, maka kita dapat mengambil kesimpulan bahwa rakyat biasa juga dapat mendapatkan tempat yang istimewa. Dalam pandangan Tuhan, tidak selalu yang besar yang mendapat tempat. Tidak selalu pemerintah yang unggul bila dibandingkan dengan rakyat biasa, karena yang dipentingkan adalah usaha untuk memperoleh kehormatan tersebut. Yesus hadir bagi rakyat kecil yang selama ini dilupakan dari pandangan pemerintah.
dbpedia-owl:thumbnail
dbpedia-owl:wikiPageID
  • 714087 (xsd:integer)
dbpedia-owl:wikiPageRevisionID
  • 6659079 (xsd:integer)
dbpedia-owl:wikiPageWikiLink
dcterms:subject
rdfs:comment
  • Choan-Seng Song adalah teolog Taiwan. Song berpendapat bahwa teologi Kristen harus bisa dimengerti orang-orang Asia sesuai dengan konteks Asia. Teologi Barat memperlihatkan Allah Barat, sehingga penjelasan tentang Allah tidak sesuai dengan keadaan orang Kristen Asia. Teologi Barat yang digunakan oleh orang Asia terdapat unsur filsafat dan budaya Barat. Allah Kristen bukan hanya menjadi Allah untuk orang Barat, tetapi juga Allah bagi orang-orang Asia.
rdfs:label
  • Choan-Seng Song
http://www.w3.org/ns/prov#wasDerivedFrom
foaf:depiction
foaf:isPrimaryTopicOf
is dbpedia-owl:wikiPageRedirects of
is dbpedia-owl:wikiPageWikiLink of
is foaf:primaryTopic of