Content-Length: 16393 About: Batintin

Batintin, babondai, atau lagu gadang merupakan sastra lisan Minangkabau yang terdapat di 3 desa di Tanah Datar: Rao Rao, Kumango, dan Tabek. Sastra lisan ini berupa berbalas pantun. Ketiga desa tersebut menyebut sastra lisan ini dengan nama yang berbeda: di Kumango disebut dengan batintin, di Rao-Rao disebut dengan babondai, dan di Tabek disebut dengan lagu gadang. {{#invoke:Footnotes|sfn}} Tahun 1970-an, tradisi ini tidak ditemukan lagi di Desa Tabek.

PropertyValue
dbpedia-owl:abstract
  • Batintin, babondai, atau lagu gadang merupakan sastra lisan Minangkabau yang terdapat di 3 desa di Tanah Datar: Rao Rao, Kumango, dan Tabek. Sastra lisan ini berupa berbalas pantun. Ketiga desa tersebut menyebut sastra lisan ini dengan nama yang berbeda: di Kumango disebut dengan batintin, di Rao-Rao disebut dengan babondai, dan di Tabek disebut dengan lagu gadang. {{#invoke:Footnotes|sfn}} Tahun 1970-an, tradisi ini tidak ditemukan lagi di Desa Tabek. {{#invoke:Footnotes|sfn}} Sementara itu, di Desa Rao-Rao dan Desa Kumango tradisi ini berubah menjadi sebuah pertunjukkan yang ditampilkan dalam pesta perkawinan. Namun demikian, tradisi ini pun telah langka dipertunjukkan di kedua desa tersebut. {{#invoke:Footnotes|sfn}}
dbpedia-owl:wikiPageExternalLink
dbpedia-owl:wikiPageID
  • 1061319 (xsd:integer)
dbpedia-owl:wikiPageRevisionID
  • 6312736 (xsd:integer)
dbpedia-owl:wikiPageWikiLink
dcterms:subject
rdfs:comment
  • Batintin, babondai, atau lagu gadang merupakan sastra lisan Minangkabau yang terdapat di 3 desa di Tanah Datar: Rao Rao, Kumango, dan Tabek. Sastra lisan ini berupa berbalas pantun. Ketiga desa tersebut menyebut sastra lisan ini dengan nama yang berbeda: di Kumango disebut dengan batintin, di Rao-Rao disebut dengan babondai, dan di Tabek disebut dengan lagu gadang. {{#invoke:Footnotes|sfn}} Tahun 1970-an, tradisi ini tidak ditemukan lagi di Desa Tabek.
rdfs:label
  • Batintin
http://www.w3.org/ns/prov#wasDerivedFrom
foaf:isPrimaryTopicOf
is foaf:primaryTopic of