Content-Length: 38685 About: Bahasa Kutai

Bahasa Kutai adalah bahasa Melayu yang hidup dan berkembang sejalan dengan perkembangan suku Kutai. Suku Kutai adalah suku yang mendiami alur sepanjang Sungai Mahakam, dan populasinya terbesar di wilayah bekas Kabupaten Kutai dahulu. Bahasa Kutai umumnya hidup dan berkembang dalam bentuk penuturan (percakapan), serta sastra dalam bentuk puisi. Sangat sedikit bukti-bukti tertulis yang dihasilkan dalam bahasa Kutai, terlebih lagi yang dihasilkan pada periode pemerintahan Sultan Kutai Kartanegara.

PropertyValue
dbpedia-owl:abstract
  • Bahasa Kutai adalah bahasa Melayu yang hidup dan berkembang sejalan dengan perkembangan suku Kutai. Suku Kutai adalah suku yang mendiami alur sepanjang Sungai Mahakam, dan populasinya terbesar di wilayah bekas Kabupaten Kutai dahulu. Bahasa Kutai umumnya hidup dan berkembang dalam bentuk penuturan (percakapan), serta sastra dalam bentuk puisi. Sangat sedikit bukti-bukti tertulis yang dihasilkan dalam bahasa Kutai, terlebih lagi yang dihasilkan pada periode pemerintahan Sultan Kutai Kartanegara. Umumnya produk tertulis pada zaman itu berbahasa Melayu, dengan huruf Jawi. Berdasarkan morfologi penuturannya, ada beberapa dialek dalam bahasa Kutai yang umum dijumpai saat ini, yaitu dialek Tenggarong (umum, sudah agak modern karena bercampur / dipengaruhi akan bahasa indonesia), dialek Kota Bangun, dialek Muara Muntai, dialek Muara Kaman, dan masih banyak lagi. Bahkan di kutai Timur dan Barat ada beberapa daerah yang dialeknya juga berbeda-beda. seperti dialek Muara Ancalong yang dialeknya berbeda karena penduduk mayoritas adalah dari suku dayak. Dalam satu kecamatan bisa saja dialek bahasa kutai yang digunakan berbeda - beda. Jadi penjelasan di atas adalah hanya contoh dari banyak dialek yang ada. Mungkin para peneliti sastra berikutnya akan dapat lagi merinci sub-sub dialek di wilayah sekitar Tenggarong, Kota Bangun dan Muara Ancalong tersebut. Dialek-dialek ini berkembang dengan diikuti perbedaan morfologi maupun peristilahan untuk setiap kosa kata. Berdasarkan Ethnologue, Bahasa Kutai terbagi menjadi dua: Bahasa Melayu Kutai Kota Bangun (kode bahasa "mqg") Bahasa Melayu Kutai Tenggarong {kode bahasa "vkt") dituturkan di Tenggarong, Loa Janan, Loa Kulu, Muara Kaman, Muara Pahu, Anggana) Perubahan Bahasa (Melayu) Baku, a menjadi e dalam Bahasa Kutai
dbpedia-owl:wikiPageExternalLink
dbpedia-owl:wikiPageID
  • 197032 (xsd:integer)
dbpedia-owl:wikiPageRevisionID
  • 6611500 (xsd:integer)
dbpedia-owl:wikiPageWikiLink
dbpprop-id:fam
dbpprop-id:familycolor
  • Austronesia
dbpprop-id:iso
  • -
dbpprop-id:lc
  • vkt
  • mqg
dbpprop-id:ld
  • Kutai Tenggarong
  • Kutai Kota Bangun
dbpprop-id:ll
  • Bahasa Melayu Kutai Tenggarong
  • Bahasa Melayu Kutai Kota Bangun
dbpprop-id:name
  • Bahasa Kutai
dbpprop-id:region
dbpprop-id:script
dbpprop-id:speakers
  • 500000 (xsd:integer)
dbpprop-id:states
dcterms:subject
rdfs:comment
  • Bahasa Kutai adalah bahasa Melayu yang hidup dan berkembang sejalan dengan perkembangan suku Kutai. Suku Kutai adalah suku yang mendiami alur sepanjang Sungai Mahakam, dan populasinya terbesar di wilayah bekas Kabupaten Kutai dahulu. Bahasa Kutai umumnya hidup dan berkembang dalam bentuk penuturan (percakapan), serta sastra dalam bentuk puisi. Sangat sedikit bukti-bukti tertulis yang dihasilkan dalam bahasa Kutai, terlebih lagi yang dihasilkan pada periode pemerintahan Sultan Kutai Kartanegara.
rdfs:label
  • Bahasa Kutai
http://www.w3.org/ns/prov#wasDerivedFrom
foaf:isPrimaryTopicOf
is dbpedia-owl:regionalLanguage of
is dbpedia-owl:wikiPageRedirects of
is dbpedia-owl:wikiPageWikiLink of
is dbpprop-id:bahasa of
is dbpprop-id:langs of
is foaf:primaryTopic of