Content-Length: 33495 About: Bahasa Jawa Banyumasan

Dialek Banyumasan atau masyarakat diluar Banyumas sering menyebut Bahasa Ngapak adalah kelompok bahasa bahasa Jawa yang dipergunakan di wilayah barat Jawa Tengah, Indonesia. Beberapa kosakata dan dialeknya juga dipergunakan di Banten utara serta daerah Cirebon-Indramayu. Logat bahasanya agak berbeda dibanding dialek bahasa Jawa lainnya. Hal ini disebabkan bahasa Banyumasan masih berhubungan erat dengan bahasa Jawa Kuna. Bahasa Banyumasan terkenal dengan cara bicaranya yang khas.

PropertyValue
dbpedia-owl:abstract
  • Dialek Banyumasan atau masyarakat diluar Banyumas sering menyebut Bahasa Ngapak adalah kelompok bahasa bahasa Jawa yang dipergunakan di wilayah barat Jawa Tengah, Indonesia. Beberapa kosakata dan dialeknya juga dipergunakan di Banten utara serta daerah Cirebon-Indramayu. Logat bahasanya agak berbeda dibanding dialek bahasa Jawa lainnya. Hal ini disebabkan bahasa Banyumasan masih berhubungan erat dengan bahasa Jawa Kuna. Bahasa Banyumasan terkenal dengan cara bicaranya yang khas. Dialek ini disebut Banyumasan karena dipakai oleh masyarakat yang tinggal di wilayah Banyumasan. Seorang ahli bahasa Belanda, E.M. Uhlenbeck, mengelompokan dialek-dialek yang dipergunakan di wilayah barat dari Jawa Tengah sebagai kelompok (rumpun) bahasa Jawa bagian barat (Banyumasan, Tegalan, Cirebonan dan Banten Utara). Kelompok lainnya adalah bahasa Jawa bagian Tengah (Surakarta, Yogyakarta, Semarang dll) dan kelompok bahasa Jawa bagian Timur. Kelompok bahasa Jawa bagian barat inilah yang sering disebut bahasa Banyumasan. Secara geografis, wilayah Banten utara dan Cirebon-Indramayu memang berada di luar wilayah berbudaya Banyumasan tetapi menurut budayawan Cirebon TD Sudjana, logat bahasanya memang terdengar sangat mirip dengan bahasa Banyumasan. Hal ini menarik untuk dikaji secara historis. Dibandingkan dengan bahasa Jawa dialek Yogyakarta dan Surakarta, dialek Banyumasan banyak sekali bedanya. Perbedaan yang utama yakni akhiran 'a' tetap diucapkan 'a' bukan 'o'. Jadi jika di Solo orang makan 'sego' (nasi), di wilayah Banyumasan orang makan 'sega'. Bahasa Banyumas mempunyai logat yang khas, pada akhir kata-katanya terdengar semacam pelafalan huruf "K", sehingga masyarakat luar Banyumas sering mengeksploitasi menjadi bahasa "Ngapak". "Ngapak" adalah sebuah kata dalam bahasa Banyumas "ngapa" (sedang apa) namun di eksploitasi menjadi "ngapak" karena pada akhir kata dengan logat Banyumas akan terdengar huruf "k" di belakangnya. Sebutan "Ngapak" pada sebagian orang Banyumas adalah pelecehan karena berkonotasi jelek terhadap pengguna bahasa Banyumas. Sehingga Budayawan dan sejarahwan Banyumas tidak menganjurkan masyarakat Banyumas mendukung sebutan itu.
dbpedia-owl:wikiPageExternalLink
dbpedia-owl:wikiPageID
  • 15394 (xsd:integer)
dbpedia-owl:wikiPageRevisionID
  • 6744984 (xsd:integer)
dbpedia-owl:wikiPageWikiLink
dbpprop-id:agency
  • -
dbpprop-id:fam
dbpprop-id:familycolor
  • Austronesian
dbpprop-id:iso
  • -
dbpprop-id:name
  • Bahasa Banyumasan
dbpprop-id:nation
  • -
dbpprop-id:nativename
  • Basa mBanyumasan
dbpprop-id:region
dbpprop-id:sil
  • map-bms
dbpprop-id:speakers
  • 12 (xsd:integer)
dbpprop-id:states
  • Wilayah Banyumasan
dcterms:subject
rdfs:comment
  • Dialek Banyumasan atau masyarakat diluar Banyumas sering menyebut Bahasa Ngapak adalah kelompok bahasa bahasa Jawa yang dipergunakan di wilayah barat Jawa Tengah, Indonesia. Beberapa kosakata dan dialeknya juga dipergunakan di Banten utara serta daerah Cirebon-Indramayu. Logat bahasanya agak berbeda dibanding dialek bahasa Jawa lainnya. Hal ini disebabkan bahasa Banyumasan masih berhubungan erat dengan bahasa Jawa Kuna. Bahasa Banyumasan terkenal dengan cara bicaranya yang khas.
rdfs:label
  • Bahasa Jawa Banyumasan
http://www.w3.org/ns/prov#wasDerivedFrom
foaf:isPrimaryTopicOf
is dbpedia-owl:wikiPageRedirects of
is dbpedia-owl:wikiPageWikiLink of
is foaf:primaryTopic of